Minggu ke-3, waktunya Raya yang masak. Baru mulai hari senin, tapi Raya udah males duluan untuk nyiapin bahan-bahan, potong-potong bayam, pecahin telur.
Raya sudah mulai muak dengam sup bayam yang ia buat sendiri. Rasa daun yang gitu-gitu aja. Bosan.
Tenenet - Tenene net - Roti roti ~ Roti sari roti ~~
Terlalu malas untuk teriak-teriak buat manggil abang abang roti.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
5 detik.. 8 detik..
Lebih malas lagi kalau potong bayam!! AAAAAA!
"ABAAAANGGGG!! ABANG ROTI!!"
"HhhhH. baru bentar banget, udah ilang! gamau duit apa?!"
Tetot - Tetot tetot -
"e? ada suara ya tukang roti kaya gitu? baru tau gue"
"BANG!! BELIIII"
"INII, DISINI BANG! IYA, SAYA"
"mau roti tawarnya 1 ya, jangan yang pake kulit"
Abangnya ngasih roti satu biji, tapi gede banget. Manjang gitu. Gue bingung, kok belom diiris-iris? Apa pas mau dibeli abangnya baru motong-motong?
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
...
. . .
. . . .
Duh, kok masih belom dipotong-potong sih? Bayar dulu kali ya?
"Berapaan bang?"
"15.000 neng"
Udah gue kasih duitnya tapi masih belom dipotong, apa harus diminta dulu? Biasanya kalo Raya beli di Breadtalk mbak mbaknya nanya, mau diiris-iris dulu apa enggak. Tapi ini abangnya gak bawa mesin.
Daripada malu, mending masuk aja deh. Biar gue potong sendiri.
-
"Arka, hari ini sarapan roti dulu ya. aku males masak"
Ga dijawab, mungkin masih tidur.
Mmm, pake pisau yang mana ya Pisau yang Arka beli banyak macamnya, katanya sih fungsinya beda-beda. Tapi kayanya beda ukuran doang deh? yang gue tau, namanya pisau ya buat motong aja udah.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Gue pikir, karena rotinya besar, gue ambil pisau yang paling besar. Panjang, lebar, tebel. Yang gue liat, emang keliatannya diciptain buat motong roti tawar sih. Ukurannya pas.
Pas pertama kali coba, gue potong dibagian tengah biar imbang. Emang sok ngide aja.
plem.
Lah?
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
kok mendelep?
apa gatajem ya ini?
sekali lagi,
plem, ( lagi )
lah?
ini gue daritadi ngomong dalem ati.
Merasa gaberes, gue langsung bangunin Arka.
"Arka bangun, tolong potongin roti dong,
arka
arka banguuuuuunnn"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"AAAAAAA?!?!?!"
"Hah, kenapa? kenapa?"
Mungkin Arka kaget bangun-bangun ngeliat gue bawa pisau yang kaya chef chef diTV TV.
"Aku mau motong roti, tapi rotinya melempem, gimana? buang aja?"
"Kamu motongnya pake pisau itu?"
"Iya"
"Kan aku udah pernah bilang, kalo motong roti pake pisau yang ada geriginya. Yang kamu bilang kaya gigi ikan hiu itu loh Ra"
"Ooo.. yang itu ya, aku lupa. pisau kamu kebanyakan"
"Yeehh. Yaudah tanggung sendiri sekarang. Masak bayem titik"