haii semua aku minta maaf kalau ceritanya malah di sambuk di akun lain.
Akan sebelumnya : chanbaekhfans
berawal dari sekolah elit yang membudidayakan kegiatan berjudi yang menentukan masa depan mereka masing- masing.
Mempertahan apa yang mereka mil...
Sementara itu Chanyeol telah sampai di depan pintu kamar sang kekasih yang tertidur tertentunya. Brak~
"Hmm lihat siapa yang datang" "Kau apa yang kau lakukan?! Lepaskan tangan mu dari kekasihku!!" "Ahh maksudmu boneka cantik ini hmm"
Angga melukai pipi Baekhyun menggunakan pisau kecil yang ia bawa . Melihat hal tersebut Chanyeol menebaki pria tersebut
"Beee!!!" "Yah tenanglah , dia tak akan bangunan beberapa jam kedepan, cairan itu cukup bermanfaat bukan?"
Angga mengajar sebuah suntikan dan melemparnya ke arah Chanyeol. Tampa berfikir panjang Chanyeol mulai mengerang Angga. Pertarungan tersebut cukup membuat kamar Baekhyun menjadi hancur. Sebuah peluru mengahar ke arah Chanyeol dengan cepat iya menghindarinya dan melepaskan sebuah pisau kecil dilanjutkan dengan 5 peluru yang menghampiri Angga .
"Ekhh sepertinya kucing telah menjadi singa ya. Ekhh luka yang cukup dalam rupanya. Sampai jumpa".
Angga meloncat dari jendela kamar Baekhyun dan menghilang.
-apa yang mereka inginkan ,aku merasa sesuatu yang terlewatkan-
Dilain tempat ,dream dan JG telah berada di ruangan tengah . Betapa terkejutnya mereka melihat alvo dan moonbyul jatuh dari tangga bersamaan. "Hai kakak bodoh padahal dulu saat kita jatuh kita bisa berdiri ya, seperti aku sudah sampai pada batas ku , merepotkan saja ya"
Dengen erat alvo memeluk sang kakak dan menggunakan tangannya untuk melindungi kepala sang kakak. Mereka terguling dari atas hingga mendarat di lantai bawah. Dream dan JG lansung berteriak memanggil bantuan . Alvo mulai melepaskan pelukannya dari sang kakak dan mengelus kepalanya "Oii kakak ekhh kau tak apa apa" "Apa yang kau lakukan!!!!" Byul mengelus kepala sang adik yang dipenuhi oleh darah . "Haa jangan marah. Sudah kuduga merepotkan sekali bukan" Byul mulai memeluk alvo dan mengangis dalam pelukannya. "Kau bodoh, harusnya aku yang melindungi mu hikss" "Ekhh kau cengen sekali, akhirnya aku melihat wajah jelek mu menangis ya haa aku lelah sekali"
Semua anggota menjadi panik apalagi moonbyul yang tak berhenti mengais. Luka alvo yang cukup parah , apalagi pendarahan yang cukup banyak. Chanyeol menggendong Baekhyun terkejut dengan apa yang ia lihat. Ia perlahan meniduri Baekhyun di atas sofa dan mendekati moonbyul.
"Nuna maafkan aku. Aku tak menepati janji ku. Sunggu maafkan aku"
Chanyeol memeluk moonbyul dan mengelus kepalanya. Setelah itu semuanya mulai membereskan kekacauan yang terjadi. Para ketua pindah ke minsion mereka yang ada di desa Pranciss . Semuanya tetap berjalan seperti biasa tidak ada yang berubah. Hanya luka yang mereka yang cukup jelas tentunya . Setelah cukup lama di perjalanan mereka sampai di tempat baru mereka.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Disini semua fasilitas sangat cukup keamanan , senjata tempat latihan dan ruangan kesehatan lebih modern dari pada tempat pemerintah tentunya. Itu salah satu alasan mereka pindah kemari tentu untuk merawat alvo yang tak sadarkan diri . Pendarahan di otak beberapa luka berat dan ringan di sekujur tubuhnya. =============================== 1 bulan kemudian tim JG dan pasangan Sehun Luhan kembali ke Korea. Perusahaan dan yang lainnya tentu membutuhkan tuan mereka walau tangan kanan mereka ada.
Dream melanjutkan latihan dan pendidikan mereka di Pranciss. Keadaan alvo juga sudah membaik walau dia belum bangun dari tidur panjangnya.
Ditaman belakang seorang pria dengar suari madunya tersenyum dan bernyanyi dengan suara yang lembut di temani oleh 3 orang wanita yang menatapnya dengan lembut.
"Nah kalian bagaimana?" _baekhyun "assez intéressant pour me mettre en colère " (cukup menarik untuk membuatku marah) "Jadi begitu ya, ya Byul aku minta maaf"_baekhyun "Tidak baekh kau prioritas kami jadi jangan salahkan dirimu"_moonbyul "Yes, it is true . Everything is alright" "Hmm jadi begitu ya"
Baekhyun di gendong oleh moonbyul dan diiringi oleh 2 wanita menuju sebuah kolam dimana yang lainnya sedang bermain disana. "Kau dari mana saja bee?"_chanyeok "Tidak ada, aku merindukan mu"_baekhyun Much~ "Hentikan itu, jangan bermesraan di depan kami" "Yaa maafkan aku, Jian"_chanyeol "Terserah aku akan melihat dia dulu"_jian
Melihat Jian pergi Kian mengkutibya dari belakang. Ya begitulah 2 orang yang mengikuti Baekhyun dari tadi adalah Jian dan kian mereka sudah lama di Pranciss , bertugas mengurus semua masalah yang ada disana walau mereka tak menyukainya . Kalau bukan karna manusia yang masih tidur sekarang ini mungkin mereka tidak akan tinggal di Pranciss ini . Setelah sampai di kamar alvo Jian mulai mengelus wajahnya dan mencium pipinya kirinya
"Kau tak pernah berubah, bukan begitu kian?" Kian mendekati Jian dan ikut mencium pipi kanannya. "Kau benar, harus kita tidak meninggalkan nona muda sendiri an" "Nona banguanlah, kau tau kami menunggu mu"
Kian dan Jian tidur disebelah alvo dan menggengam tangannya. Permainan mengerikan ini akan terus berjalan mencari siapa raja dan penghianat itu.
Semetara dikolam tiba-tiba Baekhyun meloncat ke arah moonbyul dan meninggalkan Chanyeol "Yaa moonbyul aku ingin bermian , sudah lama tidak bermain. Ayo kita cari tepat untuk bertaruh sesuatu yang menarik"_baekhyun "Baekhyun Hyung ku kira kau sudah berhenti berjudi"_haechan "Hoo tidak mungkin haechan itu sesuatu yang indah kau tau itu bukan"_baekhyun "Nah byull ayo kita pergi" "Baik baekh , aku mengerti"