swandanze
Tidak ada manusia yang lahir jahat.
Namun ada beberapa yang lahir di dalam luka.
Mereka tumbuh di dunia yang sama-kelas yang sama, lorong yang sama, aturan yang sama-namun membawa beban yang berbeda. Beban yang tidak pernah diajarkan cara melepaskannya. Beban yang terlalu berat untuk usia mereka. Dan ketika luka itu dibiarkan terlalu lama, ia mulai membentuk sesuatu yang lain.
Dosa.
Tujuh remaja, tujuh dosa, tujuh cara bertahan hidup.
Pride, Wrath, Envy, Greed, Lust, Gluttony, dan Sloth- bukan sebagai simbol kejahatan,
melainkan sebagai hasil dari hidup yang terus menuntut tanpa pernah mendengar.
Legenda memberi nama pada dosa-dosa itu.
Lucifer. Satan. Leviathan. Mammon. Asmodeus. Beelzebub. Belphegor.
Namun tidak ada Iblis yang benar-benar datang.
Tidak ada pemanggilan.
Tidak ada penguasaan.
Yang ada hanyalah manusia- yang terlalu lama hidup dengan luka, sampai luka itu terasa seperti bagian dari diri mereka.
Ketika hubungan mulai retak,
ketika perlindungan berubah menjadi kehancuran,
dan ketika satu per satu topeng jatuh,
mereka dipaksa menghadapi pertanyaan yang tidak pernah ingin mereka jawab:
Apakah dosa ini sesuatu yang bisa mereka lepaskan-
atau memang mereka dilahirkan darinya?
Born from Sins adalah kisah tentang manusia yang tidak pernah diberi ruang untuk sembuh.
Tentang bagaimana bertahan hidup terkadang berarti menjadi sesuatu yang tidak kita kenali.
Dan tentang kenyataan pahit bahwa tidak semua orang yang hancur ingin diselamatkan.
Karena mungkin,
yang paling menyakitkan bukanlah menjadi berdosa-
melainkan menyadari bahwa sejak awal,
kita tidak pernah diberi pilihan selain tumbuh darinya.
#7deadlysins
#darkfiction
#psychological
#teenfiction
#trauma
#bittersweet
#wattpadindonesia