look At Me

look At Me

  • WpView
    GELESEN 21
  • WpVote
    Stimmen 2
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Fr., März 16, 2018
WpInfo
Belletristik
Romantik
"akan ada pelangi setelah hujan akan ada kebahagiaan setelah air mata" ketika tangan itu menyentuhku, mengusap ujung kepalaku dengan lembut. diiringi dengan bibir yang menjuntai keatas. sedangkan aku? apa yang bisa kulakukan. aku hanya diam. memandangi apa yang kulihat dan kurasakan. karena pada saat itu pula. aku tidak percaya lagi dengan tangan dan bibir yang tersenyum itu. aku hanya percaya apa yang ku lihat. seorang siswi perempuan terpaku melihat ibunya terduduk lemas dengan tangan dilumuri darah. dan ayahnya sedang tersenyum puas sambil memegang pisau yang telah berlumuran darah. seketika siswi tersebut menangis dengan sekeras kerasnya dan berkata kepada ayahnya "apa yang lo lakuin sama ibu gw." sambil mengacungkan jari telunjuk ke arah ayahnya. bendi tertawa dengan keras dan segera pergi dari tempat tersebut.
Alle Rechte vorbehalten
#50
bahasakasar
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Paradise
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • "ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku
  • Suatu Hari
  • Equanimity(End)
  • Gajelas(chanbaek)(gs)END✔✔
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • KEYVANO MARENDRA
  • PERNIKAHAN PAKSA♥ (BYUN BAEKHYUN)
  • Promise or Leave
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien