Ahmad Darwin, lahir di Sarang Tiung, Kotabaru-negeri halimun, penuh cerita gaib yang berbisik di setiap sudutnya.
Aku menapaki dunia di pondok pesantren Al-Mursyidul Amin, di mana awal langkahku berliku dalam cahaya ilmu dan doa.
Kemudian kuliah di STIT Darul Ulum Kotabaru, menuntun langkahku lebih jauh, menulis bab-bab kehidupan sendiri.
Pernah menjadi guru, pernah menjadi kepala sekolah-mengajar bukan sekadar pekerjaan, tapi denyut jiwa.
Lalu kehidupan menuntun, aku menikah dan memilih jalan pedagang, namun panggilan mengajar tetap bergema di hatiku.
Masih hari ini, aku membimbing anak-anak mengaji di rumah, menyalakan lentera kecil di malam-malam mereka.
Aku menulis puisi-ala kadarnya, namun setiap kata adalah cerita, meski aku tak punya pena Karana Besik, batinku tetap menulis.
Begitulah aku, Ahmad Darwin, berjalan di antara dunia dan kata, di antara kerja dan doa, menapaki hidup yang berliku namun indah.
- JoinedDecember 17, 2025
Sign up to join the largest storytelling community
or
Stories by Mancing Yuk
- 3 Published Stories
GORESAN TINTA TAK BERWARNA
516
250
45
Segalanya aku kumpulkan dalam sebuah sajak puisi-
kesedihan, kebahagiaan, kegalauan,
bahkan hal-hal yang pali...
+22 more
DIA YANG BERTAHAN , DIALAH PEMENAG
13
6
2
Kisah ini bercerita tentang seorang anak bernama Khairul Amin, yang tumbuh dalam didikan keras-di antara jeri...
SEUNTAI HARAPAN DIBAWAH POHON MANG...
90
46
10
awal kisah kehidupan seorang perempuan tangguh yang ditampa oleh kerasnya hidup, yang harus bertahan dari ber...