“Mau join di foto keluarga itu?”
Suara itu membuatku kaget setengah mati. Aku bahkan tidak sadar kalau tadi aku berdiri untuk menatap dekat bingkai foto di dinding. Setelah detak jantungku mereda, aku menoleh pada Daru dan mengangkat bahu. “Cocok nggak kira-kira?”
Daru duduk di sofa, lalu menatapku serius—entah dibuat-buat atau memang sungguhan. “Would be so perfect.”
---
bab baru Dora-Dori-Daruuuu!
https://karyakarsa.com/AkuUMI/herheart-rewritten-chapter-eleven