https://karyakarsa.com/AkuUMI/sama-rasa-2-part-78
Aku memanggil mama pelan, berharap benar-benar tidak membangunkan anakku. “Mama mau nitip apa? Gale udah di jalan pulang.”
“Apa, ya … itu dong matcha Rumi, Dek. Enak banget kayaknya.”
“Emang ngelewatin?” tanyaku tak yakin.
“Ya tanya coba. Kalau enggak yaudah nggak usah. Jauh nanti.”
Aku mengangguk dan kembali pada Galindra. “Mas, kata Mama mau matcha-nya Rumi. Tapi emang lewatin kamunya?”
“Gale maksudnya, Mbak?”
Oh oh oh!
Tamatlah kamu Engga!
https://karyakarsa.com/AkuUMI/sama-rasa-2-part-78
Haloooo ka umiii, salammm kenalll aku kikii, ka aku suka banget novel sweet talk,udah baca berkali2 jugaa,tapi aku pengen novel cetaknya,cuma aku cari2 noveknya udah gaada yang jual,kira2 masih ada stok yang bisa aku beli ga yaaaa kaaa
good morning, gorgeous <3!!!
https://karyakarsa.com/AkuUMI/sama-rasa-2-part-80
Dengan wajah bingung, Galindra mengangguk-angguk. “Boleh. Boleh, kok. Tapi … kamu kenapa? Hm?” tanyanya berjalan mendekat.
Hidungku seketika mencium wangi sabun dari tubuhnya. Aku mendadak gugup. “M-maksudnya?”
“Kamu minta Sandra nginep di sini. Maksudnya, bukan hal yang biasa kamu lakuin. Ada sesuatu yang perlu Mas Gale khawatirin? Mbak Engga baik-baik aja? Mama baik-baik aja?”
https://karyakarsa.com/AkuUMI/gyan-nini
Aku merasa Gyan tak melepas tatapannya padaku saat kami sudah duduk dan menunggu pesanan. Aku memutar tubuh dan bersedekap, berusaha berkata dengan nada lirih. “Are you serious?”
Wajahnya terlihat bingung. “What?” Kening Gyan berkerut.
“You have a boner right now? Like … in a public fucking space.”
Kedua matanya mendelik. “What?” Dia terlihat salah tingkah sambil menoleh ke sana-sini. “Nini, what are you talking about?”
Lapia-Panjul, <3
https://karyakarsa.com/AkuUMI/sdkla-tambahan-24-lapia-dhana
Dia terkekeh. “Maafin aku. Beneran aku minta maaf. Next time, aku akan lebih aware lagi dan jaga jarak sesuai standar langkah kamu. I promise.”
Aku mengibaskan tangan. “Udahlah, jangan promise promise terus. Kalau diingkari tuh sakitnya double-double.”
“Okay, maaf. Nggak promise.”
“What?” Aku menoleh menatapnya dan Mas Dhana terlihat terkejut. “Maksudnya akan diulangi lagi?”
“NO!” jawabnya dramatis. “Aku bilang aku janji nggak akan ulangi, maksudnya nggak janji—what the hell!” Dia memukul setir dengan wajah frustasi. “Harus milih kosa kata yang mana ini, La?”
Gandhaaaa dan Praaaa !!!
https://karyakarsa.com/AkuUMI/wishy-washy-tambahan-17-gandhaa-pra
“Kamu bilang sama suamimu, kan, pas ke sini dan mau nginep?”
Hah?
Makanan yang sudah selesai aku kunyah, terasa seperti gumpalan batu besar melewati tenggorokan untuk sampai ke lambung.
Ya ampun.
Tamat riwayatku kalau sekarang aku kehilangan kemampuan menjawab pertanyaan mama dengan masuk akal. Gimana supaya tidak kelihatan berbohong tetapi juga bisa tetap selamat?
Ignore User
Both you and this user will be prevented from:
Messaging each other
Commenting on each other's stories
Dedicating stories to each other
Following and tagging each other
Note: You will still be able to view each other's stories.