Aku-UMI

Kamala-Andra, bab 58.
          	
          	https://karyakarsa.com/AkuUMI/bilang-sayang-enggak-susah-bab-58
          	
          	Mas Andra berhenti berbicara ketika kami terhalang lampu merah, kemudian dia menoleh lagi setelah mobil berhenti. “Sekarang pertanyaannya, kamu cuma merasa belum siap menikah atau bukan aku orangnya?"

Aku-UMI

https://karyakarsa.com/AkuUMI/skdla-tambahan-22-lapia-dhana
          
          “I swear to God, aku beneran refleks. Dia kepleset di depanku, La. Aku udah nggak ngeh siapa orangnya. Mau Baim atau Central Cee juga reaksiku akan sama.”
          
          Aku menatapnya tajam. “Tapi orangnya Klara, kan? Bukan Baim atau Central Cee.”
          
          “Right,” jawabnya, kemudian mengangguk-angguk. “Aku nggak akan ulangi lagi.”
          
          “Promises over promises. Nothing new.” 
          
          https://karyakarsa.com/AkuUMI/skdla-tambahan-22-lapia-dhana

Aku-UMI

https://karyakarsa.com/AkuUMI/sama-rasa-2-part-79
          
          "Hey," Suara Galindra menarikku kembali ke realita.
          
          Ruangan dengan bau medis meski aku tahu mereka berusaha membuat ruangan ini senyaman mungkin.
          
          Sekarang hanya ada aku dan Galindra. Karena tadi dia menghubungi Dona untuk menjaga Naya Sementara mama-papa sedang di perjalanan menuju ke rumah sakit.
          
          "Nggak pa-pa, ya?" ucapnya, entah yang ke berapa kali. "Yang penting kamu dan bayinya sehat dan happy. Ya, Mbak, ya?"
          
          Aku menatapnya dan bibirku mengucap ulang satu kata yang paling mencolok. "Happy?"
          
          https://karyakarsa.com/AkuUMI/sama-rasa-2-part-79

Aku-UMI

kamala-andra bab 57 :3
          
          https://karyakarsa.com/AkuUMI/bilang-sayang-enggak-susah-bab-57
          
          "Kamu juga pasrah aja sama makanan pilihanku?” tanya Mas Andra dengan tawa.
          
          “Aku nggak laper, Mas. Beneran.”
          
          “Okay, artinya kamu pasrah, mau apa aja.” Dia masih ngeyel untuk tetap membelikanku makanan. “By the way, Kamala. Nanti aku mau ketemu dan ngobrol sama kamu, ya?”
          
          https://karyakarsa.com/AkuUMI/bilang-sayang-enggak-susah-bab-57

Aku-UMI

@Whilion13 masih bersambung kaak, nanti lanjut
            
Reply

Whilion13

@ Aku-UMI  yg bab 54 juga gak ada
Reply

Whilion13

@ Aku-UMI  Kaa yg di KK cuma sampai bab 55 aja yaaa
Reply

Aku-UMI

om galeee!!! <3 
          https://karyakarsa.com/AkuUMI/lebaran-2-galindra-engga
          
          Membuatku salah tingkah sendiri. "Mas Gale ah."
          
          "Gemes," lirihnya sebelum akhirnya pamit. "Mbak Engga, Mas Gale udah sampai. Nanti Mas Gale kabarin lagi ya."
          
          "Okay, Mas. Have fun!"
          
          Aku bisa merasakan dia tersenyum saat menjawab, "Terima kasih. Have a blessed iftar, Mbak Engga."
          
          https://karyakarsa.com/AkuUMI/lebaran-2-galindra-engga

Aku-UMI

lebaran warga, muach! 
          https://karyakarsa.com/AkuUMI/lebaran-2-jivan-didi
          
          "Perkara warna, aku kelihatan kayak orang nggak pinter ya, Di," lirihnya mash sambil terkekeh geli. "I'll admit that you, woman, emang sangat sangat top abis soal nama-nama warna."
          
          Mendengar itu, aku sudah tersenyum sombong sambil menepuk dada, dan siap mengatakan kalimat arogan, tetapi dia lebih dulu melanjutkan kalimatnya.
          
          "Tapi masa kuning banget sih, Di?" Dia mungkin bisa melihat tanda-tanda aku siap meledakkan isi bum ini, itu kenapa dia langsung mengoreksi ucapannya. "Maksudnya, masa iya si harus butter yellow itu. Apa kek warna lain."
          
          "Ungu mau ungu?" tanyaku dengan nada paling rendah karena benar-benar sudah lelah. 
          
          https://karyakarsa.com/AkuUMI/lebaran-2-jivan-didi