Aku menulis bukan untuk didengar dunia, tapi untuk jiwa-jiwa yang diam-diam pernah merasa serupa.

Ceritaku tentang kehilangan yang lembut, cinta yang tumbuh di sela takut, dan pertemuan sederhana yang meninggalkan jejak panjang.

Selamat datang di ruang sunyi bernama
Arinakhai.
Di sini, setiap kata punya detaknya sendiri.
  • JoinedNovember 9, 2016



Last Message
ArinaKhai ArinaKhai Dec 10, 2025 06:59AM
Guys kita do'ain saudara-saudara kita yang terkena musibah di Sumatera yaAku juga salah satu korban banjir, tapi Alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk hidup dan tinggal di rumah. Meskipun bebe...
View all Conversations

Stories by Khai
Kita Di Ujung Kata | 3DZia by ArinaKhai
Kita Di Ujung Kata | 3DZia
Selama bertahun-tahun, mereka saling menjaga dalam diam, saling mengisi lewat canda, dan tumbuh bersama di la...
ranking #32 in goodgirl See all rankings
Rasa Yang Menerka | 3DZia by ArinaKhai
Rasa Yang Menerka | 3DZia
"Kata orang, tertawa yang membuat kita bahagia, tetapi kenapa justru luka yang hadir setelahnya?" D...
ranking #16 in tangis See all rankings
Obstinate  by ArinaKhai
Obstinate
"Bagaimana rasanya luka?" -Sean Alzegaf Di dunia, dimana segala hal terjadi, di mana kamu bisa menj...
ranking #6 in hwanginyeop See all rankings
4 Reading Lists