Aku suka membaca buku cerita sejak SD dulu, waktu itu, dua buku bisa kusewa dengan uang Rp 25,- di perpus sekolah.
Setelah mengkhatamkan sebuah buku (tipis-tipis), aku selalu mengamati gambar sampulnya lama-lama.
Aku sering mengirimkan puisi ke redaksi lembar kerja "cerah", tapi....yach...sejak kelas lima SD sampai sekarang, puisi-puisiku itu tak juga kutahu rimbanya.Saat mereka kulepas, seakan aku berada di bibir pantai dan memandanginya melambaikan tangan padaku. Di laut lepas sana ombak badai suka mengganas sayangku. Itukah yang melahapmu tak bersisa? Tak apa. Aku tetap suka menulis puisi.
- IscrittoSeptember 25, 2016
- facebook: Profilo Facebook di Ifadah
Iscriviti ed entra a fare parte della più grande comunità di narrativa al mondo
oppure
Storie di Ifadah Sulis Tyaningsih
- 2 storie pubblicate
Rindu Yang Tak Tahu Jalan Pulang
70
7
9
Sesuatu yang kurindukan itu benar-benar telah lenyap dan tergantikan. Hanya ada satu cara untuk menemuinya ke...