- PEMBALAP VS 2 SAHABAT BANCI PACARNYA last chapter -
Bajingan... kenapa rasanya sebegini gila, bangsat?! Logika Aksel menangis meraung-raung di dalam batinnya.
Pergolakan mental di dalam kepalanya terasa luar biasa hebat, membakar habis sisa warasnya. Dia sama sekali tidak ingin menikmati ini. Setiap sudut pikirannya membenci kenyataan bahwa tubuh raksasanya yang setinggi 185 cm sedang didominasi, dihimpit, dan dikendalikan penuh oleh dua orang cowok kemayu yang selama ini selalu dia remehkan dan dia panggil dengan sebutan banci. Aksel adalah seorang pembalap liar, jagoan jalanan, dan playboy tulen yang terbiasa memegang kendali penuh atas wanita-wanita di atas ranjang. Dialah yang biasanya menghentak, mendominasi, dan mengatur jalannya permainan.
Namun malam ini, realita berbalik seratus delapan puluh derajat. Setiap kali benda keras, panjang, dan berurat milik Kiki di dalam sana menghantam kelenjar prost*tnya dengan telak, selangkangan Aksel berdenyut nyilu bercampur nikmat yang biadab. Tubuhnya memuntahkan cairan precum jernih dalam volume banyak, mengalir deras menuruni pangkal paha tanpa bisa ia tahan sedikit pun. Bagian dalam perutnya terasa sesak, kram, dan dipenuhi gelombang listrik hangat yang merusak sistem saraf motoriknya, memaksa pinggul raksasanya yang kokoh untuk meliuk pasrah mengikuti ritme hunjaman Kiki.
"A-ahhh... b-bangsat... k-keluarin... nghhh... s-sakit... t-tapi... a-ahhhh!" racau Aksel dengan kalimat yang sepenuhnya patah, tidak beraturan, dan tersedak oleh salivanya sendiri
Full Version link on bio atau wa: 082394911522