ReffSebastian

Tidak semua perubahan datang dengan ledakan.
          	
          	Kadang…
          	seseorang berubah pelan-pelan.
          	
          	Lebih tenang.
          	Lebih diam.
          	Dan jauh lebih berbahaya.
          	
          	Di Bali, jauh dari rumah dan semua kepura-puraan…
          	Devi mulai menyadari sesuatu:
          	
          	orang-orang paling mudah hancur saat mereka merasa aman.
          	
          	Dan tidak ada yang sadar…
          	kalau sekarang, Devi mulai belajar menikmati itu.
          	
          	Chapter 11: Silence Is a Weapon
          	
          	https://www.wattpad.com/story/410876319

ReffSebastian

Tidak semua perubahan datang dengan ledakan.
          
          Kadang…
          seseorang berubah pelan-pelan.
          
          Lebih tenang.
          Lebih diam.
          Dan jauh lebih berbahaya.
          
          Di Bali, jauh dari rumah dan semua kepura-puraan…
          Devi mulai menyadari sesuatu:
          
          orang-orang paling mudah hancur saat mereka merasa aman.
          
          Dan tidak ada yang sadar…
          kalau sekarang, Devi mulai belajar menikmati itu.
          
          Chapter 11: Silence Is a Weapon
          
          https://www.wattpad.com/story/410876319

ReffSebastian

Kadang…
          yang paling menyakitkan bukan kehilangan.
          
          Tapi saat sesuatu terasa sangat dekat—
          lalu diambil kembali.
          
          Di Chapter 8,
          untuk pertama kalinya…
          Devi hampir dipilih.
          
          Tapi “hampir”…
          tetap bukan cukup.
          
          Chapter 8: So Close It Hurts sudah tayang.
           Pernah ada di posisi “hampir jadi pilihan”?
          https://www.wattpad.com/1626311472?utm_source=ios&utm_medium=postToProfile&utm_content=share_reading&wp_page=reading&wp_uname=ReffSebastian

ReffSebastian

Retakan tidak pernah datang dengan suara keras.
          
          Tidak ada drama.
          Tidak ada pertengkaran.
          
          Semuanya masih terlihat sama.
          
          Tapi di Chapter 7—
          sesuatu mulai terasa… berbeda.
          
          Karena ada senyum
          yang tidak pernah benar-benar sampai ke mata.
          
          Chapter 7: Smile That Don’t Reach the Eyes sudah tayang.
           Kamu pernah pura-pura baik-baik saja?
          https://www.wattpad.com/1626309623?utm_source=ios&utm_medium=postToProfile&utm_content=share_reading&wp_page=reading&wp_uname=ReffSebastian

ReffSebastian

Dia tidak datang untuk berkenalan.
          
          Dia datang… untuk mengambil tempat.
          
          Di Chapter 6,
          seseorang duduk di posisi yang tidak pernah kosong.
          
          Dan untuk pertama kalinya—
          keseimbangan mulai terganggu.
          
          Karena di dunia mereka…
          yang cantik tidak pernah bersaing.
          
          Mereka menghancurkan.
          
          Chapter 6: Pretty Girls Don’t Compete sudah tayang.
           Kalau kamu jadi Angel… kamu diam, atau balas?
          https://www.wattpad.com/1626304895?utm_source=ios&utm_medium=postToProfile&utm_content=share_reading&wp_page=reading&wp_uname=ReffSebastian

ReffSebastian

Nggak semua luka datang dari luar.
          
          Kadang… dari rumah sendiri.
          
          Di Chapter 5,
          Devi mulai menyadari sesuatu yang selama ini dia abaikan—
          
          dia bukan yang paling dibanggakan.
          
          Bahkan… bukan yang paling dipilih.
          
          Dan yang lebih menyakitkan?
          Nama orang lain lebih sering disebut daripada namanya sendiri.
          
          Chapter 5: The Better Child sudah tayang.
           Pernah ngerasa dibandingkan… sampai capek sendiri?
          https://www.wattpad.com/1626297993?utm_source=ios&utm_medium=postToProfile&utm_content=share_reading&wp_page=reading&wp_uname=ReffSebastian

ReffSebastian

Nggak semua orang datang untuk dipilih.
          
          Ada yang… hanya diam.
          Tapi tetap tinggal.
          
          Di Chapter 4,
          Devi bertemu seseorang yang nggak berusaha jadi pusat perhatian—
          tapi justru melihat hal-hal kecil yang orang lain lewatkan.
          
          Dan untuk pertama kalinya…
          Devi merasa tidak sendirian.
          
          Chapter 4: The Boy Who Stayed sudah tayang.
           Lebih berarti mana: yang kamu inginkan… atau yang tetap tinggal?
          https://www.wattpad.com/1626294093?utm_source=ios&utm_medium=postToProfile&utm_content=share_reading&wp_page=reading&wp_uname=ReffSebastian

ReffSebastian

Kalau semua orang mulai cerita rahasianya ke kamu…
          
          kamu bakal tetap jadi diri kamu yang sekarang?
          
          Atau berubah…
          karena tahu terlalu banyak?
          
          Chapter 3 bukan lagi tentang cinta.
          
          Tapi tentang kepercayaan—
          dan konsekuensinya.
          
          Now live.
           Lebih berat: menyimpan rahasia… atau jadi rahasia itu sendiri?
          https://www.wattpad.com/1626290995?utm_source=ios&utm_medium=postToProfile&utm_content=share_reading&wp_page=reading&wp_uname=ReffSebastian

ReffSebastian

Di Chapter 1, kamu mulai melihat siapa Angel…
          
          Tapi di Chapter 2—
          kamu mulai merasakan jadi Devi.
          
          Berdiri di sana.
          Melihat semuanya terjadi…
          tanpa pernah benar-benar dipilih.
          
          Dan yang paling menyakitkan?
          Semua itu terasa… biasa saja bagi mereka.
          
          Chapter 2: Second Place sudah tayang.
           Kamu pernah ada di posisi Devi?
          https://www.wattpad.com/1626276134?utm_source=ios&utm_medium=postToProfile&utm_content=share_reading&wp_page=reading&wp_uname=ReffSebastian