rusticfella12

Halo, Kak. Salam kenal. 
          Kalau ada waktu luang, yuk mampir ke cerita aku. Semoga suka, ya. 
          Terimakasih 
          
          https://www.wattpad.com/story/270652064?utm_medium=link&utm_source=android&utm_content=story_info
          
          ~~~
          Sebuah tragedi kecelakaan pesawat membuat Clavina Rose mengalami luka fatal yang mengantarkannya pada koma berbulan-bulan lamanya. Kondisinya yang
          memprihatinkan membuat para dokter yang menangani gadis itu
          merasa putus asa dan nyaris memilih untuk menyerah. Namun tanpa
          disangka, sebuah keajaiban terjadi. Clavina terbangun dari
          tidur panjangnya setelah sekian lama bertarung melawan maut. 
          
          Gadis itu
          merasa teramat bersyukur, namun di sisi lain ia harus
          menerima kenyataan bahwa ia telah
          terdampar di sebuah kota kecil yang sama sekali tak dikenalinya
          dalam keadaan sebatang kara.
          
          Luka akibat kehilangan
          orang-orang yang dicintainya, ditambah rasa trauma atas
          insiden mengerikan yang menimpanya membuat Clavina perlahan kehilangan cahaya terakhir semangat hidupnya.
          
          Di tengah gelombang keterpurukan,
          Clavina dikejutkan oleh kehadiran sesosok pria misterius
          bernama Mark Evano yang tiba-tiba ingin menjadi pahlawannya.
          
          Siapakah Mark Evano sebenarnya dan mengapa ia terus bersikeras untuk tidak pernah meninggalkan sisi Clavina?

Vi-anna_

disadisadisti

Hallo, ini Biya. Khaliluna Anbiya. 
          Gadis lapuk di awal 30-an tahun yang masih enggan melepas masa lajangnya.
          
          Siapa peduli kalau orang-orang menyebutnya perawan tua? Mereka bahkan tak segan-segan menjadikan Biya sebagai pusat bisik-bisik dan perhatian.
          
          Tapi bagi Biya semua itu nggak penting. Toh gadis yang sudah menginjak umur kepala tiga itu selalu berprinsip "Selagi gue bahagia, persetan sama omongan orang."
          
          Begitulah sekiranya keyakinan teguh yang selalu Biya pegang. Lagipula nggak ada yang salah dari hidupnya. Lajang itu bukan AIB. Lajang jaman sekarang itu trendi. Right?
          
          Tapi kehidupan Biya yang terbilang aman dan bebas hambatan itu seketika jungkir balik saat Om Bagas memintanya mengisi posisi sekretaris menejer baru yang sekarang tengah kosong.
          
          "Aargh! JINGGA SIALAN!"
          
          .
          
          Askara Jingga. Bujang. 27 tahun. Songong, sombong, minus etika - dan anggap saja bisu. Tipikal bos-bos rese yang hobi menyiksa bawahan. Selalu sengit tiap kali menatap keberadaan Biya.
          
          Bagi lelaki blesteran Korea dan setengah surga itu, sosok Biya sudah seperti sumber dari segala macam masalah dan kesialan.
          
          "Kalau kamu manusia yang punya etika, kamu pasti tau namanya hukum timbal balik."
          
          Sial! Apalagi yang bisa Biya lakukan untuk mengembalikan hidupnya ke posisi semula - terbebas dari segala keruwetan ini? Kalau sepanjang hari dia harus berurusan dengan makhluk minus etika seperti Askara Jingga?
          
          Dibaca dulu gess..
          Pelan-pelan, tarik napas..
          Simpang di daftar bacaan..
          Tungguin notifikasi update..
          Siapa tau suka :)
          
          https://www.wattpad.com/story/234309515-ending-choice

Gdstya

Assalamu'alaikum Risqiyuli
          
          <
          <
          
          "Mapay jalan satapak ngajugjug kahiji lembur teu karasa capena, sabab aya Eneng Aildis." Nyanyian lagu sunda itu begitu kencang dan merdu. Aildis melirik ke asal suara. Di sana, di pojok kelas, Yocah sedang bernyanyi sembari bergoyang-goyang di depan anak laki-laki.
          
          Aildis menatap Yocah dari kejauhan dengan tatapan garang. Malu, terlihat dari pipinya yang mulai merona. Yocah memang bukan remaja idaman. Tetapi pria itu memang mempunyai daya tarik tersendiri. Hidungnya mancung, matanya manis, dan bulu matanya lentik. Sayangnya, dia dikategorikan sebagai pria bertubuh mungil.
          
          Kelima temannya memandang ke arah Aildis. Mereka tahu kalau Aildis menyimpan rasa pada Yocah.
          
          "Dis, tuh si Yocah." Yulie mulai menggoda Aildis. 
          
          "Paan sih lu!" Aildis memberenggut dengan wajah yang merona.
          
          "Ciee mukanye merah." Sephie menyenggol lengan Aildis.
          
          "Berisik lu sapi." Aildis melirik ke arah Sephie dengan tatapan tajam.
          
          "Apa!!" Sephie menaikkan nada suaranya. Ia menatap Aildis dengan tajam. Sementara Aildis, hanya memutar bola matanya jengah.
          
          Tanpa disuruh, Aildis melangkah keluar mencari udara segar. Rasanya, di dalam kelas sangat sumpek, ditambah dengan nyanyian gombal dari Yocah.
          
          ~
          
          Penasaran kaya gimana alur kisahnya? 
          Yuk klik link di bawah ini 
          http://my.w.tt/UiNb/gotnaTVGCF
          Dan segera memberi suara sebanyak-banyaknya.
          Jangan lupa untuk mengunjungi chat story di TAP
          https://taptap.app.link/pHAQWImGCF