Ryeon_worlds
Jadi gini... aku abis nonton mv bintang di surga punya peterpan, tiba-tiba kepikiran prompt woosan angst.. karena ga mungkin di buat book. Aku bikin drabble aja di sini wkwkwkw...
Warning: major character death!
San is a member of an elite special forces unit. Sementara Wy is a radical extrimist(anti hero).
They once fell deeply in love pas mereka masih belum jadi sekarang. Long-shot story, mereka ketemu lagi. the feelings are still there. Stronger and deeper than before.
Tapi mereka udah tau identitas masing-masing. Wy knows that San is the man assigned to hunt people like him. San knows that Wy is the very person his country considers an enemy.
Sejak saat itu, hubungan mereka berubah jadi berbahaya. Setiap pertemuan jadinya seperti pengkhianatan. Setiap sentuhan pun rasanya salah. Dan setiap detik yang mereka habiskan bersama cuman buat nunggu akhir yang pastinya, mereka juga udah tau akan menyakitkan.
Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, San dihadapkan pada pilihan yang ga pernah dia bayangin sebelumnya.
Memilih Wy atau memilih sumpah yang selama ini dipegang teguh.
And then comes the climax.
Pas kelompok Wy melakukan aksi penyanderaan berskala besar, satuan San ditugaskan buat memimpin operasi penggerebekan. Sementara rekan-rekannya fokus menyelesaikan misi, San mati-matian cari jalan lain.
Another ending.
Another possibility.
Anything that doesn't end with Wy dead.
Because despite everything, he still loves him.
Ryeon_worlds
@ Ryeon_worlds Masalahnya, dunia tidak pernah berpihak pada orang-orang seperti mereka.
Suasana makin kacau. Pas San berpikir dia masih punya kesempatan buat bawa Wy keluar dari sana hidup-hidup, Satu tembakan dilepaskan.
Lalu satu lagi.
Dan Wy jatuh beberapa meter di hadapan San.
He's shot dead by one of San's teammates.
Operasi dinyatakan berhasil. Para sandera berhasil diselamatkan. Ancaman berhasil dilumpuhkan.
Semua anggota tim pulang sebagai pahlawan.
Kecuali San.
Karena di hari itu, dia kehilangan satu-satunya orang yang pernah membuatnya mempertanyakan segala hal yang selama ini ia yakini.
The country got victory. But San lost the love of his life.
Dan mungkin bagian paling menyakitkan dari semuanya adalah kenyataan bahwa setelah semua pengorbanan itu, San tetep ga tahu apakah ia telah membuat pilihan yang benar.
Tamat.
Hahahaha...
•
Reply