Queen_Phrodite

Halo, salam kenal kak❤️. Aku izin promosi di wall kakak. Siapa tahu kakak berkenan untuk mampir di karya aku, ku tunggu kehadiran kakak, terima kasih❤️
          
          Judul : Three Seconds
          Status : On Going (Update setiap hari pukul 20.00 WIB)
          Deskripsi cerita:
            Bercerita tentang Jeremy yang tidak sengaja bertemu dengan seorang gadis bernama Anna di The National Gallery, London. Pertemuan mereka bagai sebuah takdir, hal ini dikarenakan Jeremy jatuh cinta pada Anna hanya dalam waktu tiga detik saja. Akan tetapi, pertemuan hari itu membuat Jeremy uring-uringan—sebab ia tidak mengetahui dimana Anna tinggal. Jeremy hanya mengetahui namanya saja. Berbagai macam cara telah dilakukan Jeremy. Hingga tiga tahun sepuluh bulan berlalu, mereka kemudian dipertemukan kembali. 
          
            Bagaikan sebuah takdir yang telah tercatat, pertemuan demi pertemuan diantara mereka membawa euforia cinta. Tetapi kembali sebuah permainan yang bernama rahasia diantara mereka bagaikan sebuah bom yang dapat meledak sewaktu-waktu. Akankah kisah mereka dapat menemukan akhir yang bahagia? Atau justru tidak.
          
          https://www.wattpad.com/story/392483016?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=Queen_Phrodite
          

mistini948

Rekomendasi cerita
          
          Aku tidak menjanjikan Apa-apa cuma baca aja dn kamu akan merasakan apa yang namanya jungkir balik perasaan mu.
          
          Sudah di baca 1juta kali di wp sudah di vote 67rbu vote...
          
          High 1# kekerasan
          
          PBB [Project Big Boss]
          
          "Kau tidak lupakan siapa aku?" suara Arli penuh intimidasi. "Aku! Orang yang sudah membuat keluargamu miskin! Aku! Orang yang melenyapkan pabrik milik Papamu! Aku! Orang yang menyebabkan pria tua itu mati karena serangan jantung! Aku juga yang menyebabkan adik kau kecelakaan dan---"
          
          Suara Arli terdengar lebih menyeramkan setelah mendekat ke arah telinga Shelly. Lalu berbisik. 
          
          "Tunanganmu cacat karena aku."
          
          "Dia juga mati karena aku, remember?"
          
          Shelly tidak mampu lagi berpikir, tubuhnya gemetar dan air matanya mengalir begitu saja membasahi ke dua pipinya.
          
          "Oh di tambah lagi kelinci kau itu memang aku yang membunuhnya. Menebas lehernya sampai mampus," jawab Arli sangat santai.
          
          "Cu..cu..kup Ali, don't."
          
          "Aku juga bisa menebas leher Edward adikmu itu atau leher wanita tua itu jika kau mau." 
          
          Shelly menggeleng dalam napas yang tertahan dan air mata yang terus mengalir di pipinya. "No..."
          
          "Kau ingin melihatnya?"
          
          ❤❤❤
          
          Yang penasaran boleh
          
          Klik link d bawah ini:
          
          https://www.wattpad.com/story/192697898-pbb-project-big-boss-end-%E2%9C%85