Duluu, saat aku tidak bisa membendung rasa cemburuku, rasa sakitku.. Hanya ingin kamu menyembunyikan kemesraan kalian karena aku belum bisa mengontrol diri karena perasaan sialan itu, kamu begitu marah, karena semuanya tidak lagi sama, aku tidak boleh merasakan seperti itu.., lalu kamu pergi dan menjauh dariku.
Lalu saat kamu kembali lagi dan semuanya membaik.. Perlahan aku belajar untuk membiasakan diri melihat kemesraan itu, bahkan hal intim pun kamu tak ragu menjukan itu padaku. Tidak, aku merasa aku tidak baik-baik aja, aku hanya belajar menahan rasa sakit demi kita bisa baik2 saja. Agar kamu tak lagi menjauh dan pergi. Hingga pada saatnya aku merasa kebal dengan semua itu.. , aku mulai bisa mengontrol diri, tak menoleh pada perasaan itu lagi..
Aku sudah baik2 saja dengan keadaan ini.
Lalu kamu tiba tiba mengungkapkan perasaanmu padaku..
Aku tersentak!!
Percaya?
Aku tidak tahu..
Aku berada difase sulit percaya kalau kamu benar2 masih ada rasa.
Bagaimana mungkin kamu bisa menunjukkan semua kemesraan kalian jika kamu tahu aku akan merasa sakit.
Meski sebenarnya aku telah rela..,Tapi kenapa kamu tidak memilih untuk menjaga perasaanku?
Dan kamu bilang masih ada rasa denganku? Bagaimana bisaaa?
Aku lebih baik jika kamu tidak pernah mengatakan itu. Sungguh!
Kamu mengungkapkan itu, lalu aku menyangkalnya, menyadarkanmu, karna memang begitulah yang aku lihat. Tapi kenapa kamu malah pergi dariku?
Aku masih tidak mengerti..
Bukankah harusnya kamu senang dan tetap stay karena aku sudah bisa perti ini, seperti yang kamu ingin???
Jujur, aku tidak punya lagi hal yang harus aku lakukan agar kita baik2 aja.
Karena nyatanya, semua yang aku lakukan pada akhirnya sama saja,
sia-sia.