Yamashita_Izumi

Yeay, udah 500 view >_< by the way, udah update ya, Guys! Makin seru kedatangan geng motor baru! Gaskeun dong~
          	https://www.wattpad.com/story/336276548

Yamashita_Izumi

Pengen share aja. Pertama nulis di sini tuh gegara tahu seorang kenalan subber menjadi penulis WP, yg bukunya ada di Gramedia. Terus yah aku penasaran sama Wattpad.
          
          Biasalah, aku tuh suka penasaran sama hal baru (yang sesuai selera juga). Like a game. Aku cobain fitur-fiturnya. Nulis gak jelas. Publish & Unpublish berulang-ulang. Tapi aku enjoy banget dalam menulis, cuma masih gak tau caranya aja.
          
          Sampailah aku menemukan sebuah postingan, "Tamatkan karyamu!"
          
          Di situ, aku mendadak semangat. Punya tujuan baru. "Aku mau menamatkan karyaku."
          
          Tapi gimana? How?
          
          Aku punya beberapa novel lama (buku cetak). Aku pelajari sendiri. Aku baca ulang novelnya. Alurnya kayak gimana. Kebetulan, aku juga suka ngereview film/drama.
          
          Niat pake banget. Aku nulis scene by scene tiap epsnya. Ya gak lengkap banget sih. Tapi lumayan.
          
          Aku juga mempelajari tata caranya. Yang sederhana aja, kayak tanda petik yang bener kayak gimana.
          
          Gak ada mentor. Gak ada temen. Otodidak. Pusing-pusing sendiri dah.
          
          Dan aku membuat outline, tapi aku gak tau saat itu, namanya outline. Pokoknya, nulis tiap bab poin ceritanya begini-begini.
          
          Untuk karya yang paling pertama, itu fanfiction drama, tapi aku unpublish. Karena kena kritik seseorang yang bilang, gak seharusnya seperti itu.
          
          Selanjutnya, karya pertama yang masih ada dan belum revisi maksimal, judulnya Psikopat itu Pacarku. Saat itu tuh masa-masanya aku emang sering banget nonton drama thriller. 
          
          Dan aku nggak tau, kalau saat itu pasarnya juga seperti itu. Makanya kaget aja, di situ novelku viewnya yang paling besar. Saat itu aku gak paham. Kok bisa serame itu? Kupikir, ya nulis di WP emang segampang itu.

Yamashita_Izumi

Lanjutannya:
            
            Enggak taunya, next-next novel turun drastis. Baru kusadari, ah, ternyata emang gak segampang itu.
            
            Kadang, aku merasa lucu. Kenapa tulisanku yang "seberantakan itu" bisa rame? Sedangkan novelku yang udah lebih baik tata cara kepenulisannya malah sepi?
            
            Yah, kusadari, aku pun pernah menjadi pembaca. Bisa dibilang, aku seorang pembaca awam. Bukan sastra. Karena emang dulunya aku sukanya komik, bukan novel.
            
            Cerita yang penulisannya berantakan, aku nggak masalah. Karena kebanyakan yang aku baca adalah dialognya. Dan nggak tau kenapa, tulisannya lebih mengalir aja naskah mentah seperti itu ketimbang yang udah dipoles. Saat itu, ya.
            
            Itu juga dikarenakan kebiasaanku, sih. Beda rasa sama sekarang. Sejak aku banyak baca novel (terutama buku ipusnas/cetak yang lebih rapi), seleraku juga berubah. Beda rasa juga.
            
            Kata-kata dalam narasi, detail, itu terasa ajaib di mataku. Yang dulunya males banget baca, sekarang justru yang aku cari. Tapi ya tetep dalam porsi yang pas, ya. Kalau kepanjangan juga ya nggak betah, sih. Tergantung konteks juga.
            
            Ya begitu ajalah sharing kali ini, ehehehe. Yang mau ikut sharing, boleh juga drop ke kolom komentar. Arigatou gozaimasu ^^
Reply

Yamashita_Izumi

Hai, kamu jangan sungkan sama aku, ya! Aku memang nggak ikut sistem feedback, tapi bukan berarti aku dingin sama kalian. Buat para author, kita bisa saling dukung dengan cara lain.
          
          Salah satunya, kita bisa saling diskusi. Mungkin kamu ada yang writerblock, kamu bingung kudu gimana. Talking-talking aja sama aku. Bisa lewat wall, bisa juga DM IG/FB aku kalo kamu ingin lebih privasi. Let's be friends ^^