Yiboochin

Udah lama yaa aku gak update, hehehe. Semoga suka chap kali ini. Maaf penulisannya jadi makin aneh karna udah lama gak nulis ಥ⁠‿⁠ಥ
          	I just published " BAB 15. WHY? " of my story " Stockholm Syndrome ". https://www.wattpad.com/1485817927?utm_source=android&utm_medium=profile&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=Yiboochin

SooSooYa_0805

@Yiboochin kak ada pdfnya??
Balas

Yiboochin

@ RissaRissa077  sibuk kerjaan di rl, kak ༎ຶ⁠‿⁠༎ຶ
Balas

RissaRissa077

@ Yiboochin  iyaaaa lama gak nongol
Balas

Yiboochin

Udah lama yaa aku gak update, hehehe. Semoga suka chap kali ini. Maaf penulisannya jadi makin aneh karna udah lama gak nulis ಥ⁠‿⁠ಥ
          I just published " BAB 15. WHY? " of my story " Stockholm Syndrome ". https://www.wattpad.com/1485817927?utm_source=android&utm_medium=profile&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=Yiboochin

SooSooYa_0805

@Yiboochin kak ada pdfnya??
Balas

Yiboochin

@ RissaRissa077  sibuk kerjaan di rl, kak ༎ຶ⁠‿⁠༎ຶ
Balas

RissaRissa077

@ Yiboochin  iyaaaa lama gak nongol
Balas

Yiboochin

Ingatan saat pertama kali mereka bertemu di supermarket pada hari hujan, muncul di kepala Wang Yibo. Dia tidak bisa melupakan bagaimana ekspresi Xiao Zhan yang menatap takut kepadanya. Namun, seiring berjalannya waktu, tatapan serta rasa takut itu menghilang. Tergantikan tatapan teduh penuh perhatian dan kepercayaan yang mendalam.
          
          Ketika dia diteriaki seorang penguntit oleh asisten manager. Xiao Zhan percaya jika dia tidak melakukan itu, bahkan dia mati-matian membela dirinya.
          
          Sudah lama dia tidak mendapatkan pembelaan seperti itu. Dulu, dia juga punya seseorang yang membela dirinya seperti yang dilakukan oleh Xiao Zhan. Namun, setelah kejadian besar yang menimpanya 10 tahun silam, dia tidak pernah lagi mendapatkannya.
          
          "Ge! Apa kau bisa mendengar suaraku?!”
          
          Setelah hening selama beberapa waktu. Wang Yibo kemudian menjawab adik tirinya dengan sebuah deklarasi kuat, "Dia milikku."
          
          Tanpa menunggu jawaban, Wang Yibo membanting ponsel itu ke dinding hingga benar-benar hancur. Segera saja dia menggendong tubuh lemah Xiao Zhan di depan dada. Dia harus pergi dari sini, pergi ke tempat di mana semua orang yang terlibat di dalam hidup pemuda manis itu tidak bisa menemukan mereka.
          
          •••
          
          Spoiler STOCKHOLM SYNDROME untuk updatean sore hari ini~~ beberapa jam lagi kok, sampai sinetron Parineeti mulai wkwkwk

yuezhanGe

@ Yiboochin  yeeyyy
Balas

Yiboochin

@ Artyajjah  udah ada kakak bab 14nya, coba di refresh dari profil aku
Balas

Artyajjah

@ Yiboochin  ayo tak tungguin
Balas

Yiboochin

Mau updatean apa? Stockholm Syndrome apa My Good Marionette Dog?
          
          Diupdate dua hari kemudian (⁠◡⁠ ⁠ω⁠ ⁠◡⁠)

MinakshiRajput

@Yiboochin Stockholm syndrome please ❤️
Balas

Ilyuluv

@Yiboochin Stockholm Sydrome
Balas

adiect83

@Yiboochin Stockholm Syndrome please..
Balas