ilovemetime
Kakak Author...
Makasih banyak atas ceritanya, huhuhu...
Masih ngga nyangka aku bisa baca karya dwilogi Kakak yang masterpiece ini dengan bebas. Aku nggak berhenti-henti memuji karya Kakak ke orang-orang.
Aku beneran takjub—sama tulisannya, sama dedikasinya, sama gimna Kakak bisa menghadirkan kisah sebesar dan sedalam ini. Pokoknya... aku benar-benar kagum.
Terima kasih, terima kasih, sudah menghadirkan kisah seindah ini. Buatku ini benar-benar jadi salah satu kisah paling epik yang pernah kubaca.
Begitu banyak kutipan yang bikin aku tertegun. Sosok Paduka Sori terasa seperti kerang yang terus diterjang ombak kehidupan, tapi tetap menyimpan sesuatu yang indah di dalam dirinya. Dewi... benar kata orang-orang, kesucian dan kebersihan hatinya benar-benar ga bisa dibayangkan. KEK DEWIII, AFTER EVERYTHING THAT HAPPENED KAMU KOK BISA SEBAIK INI SIH??? ASLINYA HATIMU ITU SELUAS APA?????
Aku kalo jadi kamu sih udah aku acak-acak tuh keputren. ENGGA, AKU ACAK ACAK SEMUANYA.
Campur aduk banget nemenin hidup Dewi yang gonjang-ganjingnya naudzubillah. Ga keitung berapa kali aku nangis-nangis, teriak, tantrum, dan senyam-senyum sendiri.
Aku paling suka pas Dewi hamil sih, terus ngatain Hayam Wuruk bau. WAKAKAKAKAKAK MAMPUS KAU. MELAS-MELASLAH SESUKA HATI KAU WAKAKAKAKAKKAKA.
Melihat Dewi, aku jadi belajar, tentang memaafkan...
MESKI INI ASLINYA DONGKOL BAT AMA HAYAM WURUK PAS AWAL AWAL NIKAH!
Oke-oke, tenang...
INI SERIUS SUDEWI KOK BISA SELAPANG ITU YAK????
Untung Hayam insyaf yeee. Gapapa, gua maafin (?). Demi Sudewi yeeeee. Tapi jujur gua kadang baper sama lu sih, Yam, meski akhirnya langsung gua tepis saking dongkolnya.
TAPI SUMPAHH GUA PROUD BANGET KOK SAMA LU DI ENDING.
LU GATAU KAN SESALTING APA GUA WAKAKAKAKAKKAKA.
Ekhem...
ilovemetime
Saking tenggelamnya aku dengan kisah Sri Susumna Dewi ini, aku sampai membuat playlist sendiri untuk menemani tiap detikku menyelami kalimat demi kalimat yang Kakak hidupkan dalam untaian kata.
https://open.spotify.com/playlist/4fcAb6Sa4OfW2MOXSd2rXZ?si=8WIK8WgLS3evmXqTazV9UQ
Aku yang awalnya ngga familiar dan ngga terlalu tertarik dengan senandung-senandung Nusantara itu perlahan sadar kalau budaya tanah air kita ternyata begitu elok dan megah sekali, ya.
Berkat Kakak juga, aku yang memang sudah tertarik jadi semakin tertarik dengan sejarah kerajaan Hindu–Buddha di Nusantara, terutama Majapahit. Aku jadi rutin searching dan baca-baca soal sejarah Kerajaan Majapahit. Bahkan aku berencana buat berkunjung ke Candi Bajang Ratu. Doain ya, hehe.
Jujur ga espek, ternyata udah berakhir, ya. Setelah semua keringat, darah, dan air mata...
I wish I could read this for the first time again...
Sekali lagi, terima kasih banyak, Kak!
•
Reply