naraliyan

Happy New Year 2019!
          	
          	Saya tahu saya sudah lamaaaa sekali vakum. Saya tahu pula kalau cerita saya banyak sekali yang terbengkalai. Akan tetapi, percayalah bahwa resolusi saya tahun ini adalah bisa menyelesaikan 100 Days Evidence! Maksud saya, setelah dapat penghargaan The Wattys tahun 2017 lalu, masa' gak tamat2 gara2 kesibukan IRL? Itu jahat. Terutama untuk para OC saya.
          	
          	Jadi, sampai jumpa di chapter terbaru 100 Days!

BobyZee

@aulizas Kakkk aku masih menunggu kelanjutan ceritamu :")
Contestar

FatimahCut

este mensaje puede ser ofensivo
Izin promosi! :)
          
          Xendra memperhatikan layar hologram dengan binar semangat, tapi seketika redup kala menyadari sesuatu. Mata Xendra melotot. "K-kekayaan? Kok gak ada? Jirr! Jangan b-bilang kalo antagonisnya m-miskin Tem..." ucapnya terbata-bata dengan wajah pucat pasi.  
          
          [Betul-betul! Emang kayak gitu Tuan. Hehe Baby kelewat dikit ceritanya tadi. Sebenarnya kelurga Delioner itu tentu dong sultan kaya raya, tapi kenapa Xenzo miskin...?]  
            
          "Tinggal bilang aja Item! Gue mana tau, ini aja gue syok!" Xendra geram karena Sistemnya yang jail. Pengen ia sentil ginjalnya, kalo kelinci itu keluar dari hologram.  
          
          [....................]
          
          Jantung Xendra seakan turun ke perut saat mendengar perkataan Sistem. Matanya membola. Tubuhnya lemas tak bertenaga.  
          
          "Shit! Gila yang bener aja?! Miskin? Gue boleh nangis kagak sih? Hiks, udah lumpuh, terus miskin pula. Gak kayak di novel-novel yang antagonisnya sering sultan. Selama ini Xenzo kerja apa buat hidupin anak dan istrinya?" tanyanya sambil memijit pelipisnya, siapa pun tolong ia.  
            
          Sistem menggeleng polos.  
          [Xenzo gak kerja Tuan!]  
            
          Xendra mengacak-acak rambutnya frustrasi. "Terus anak-anak dan istrinya makan apa? Batu?!" teriak Xendra tertahan, napasnya memburu.Xendra menghela napas kasar, ia cabut balik perkataannya kalo yang ia alamin itu keren, sekarang ia malah mau gila rasanya.  
          
          Baca kelanjutan ceritanya di bawah ini!><
          https://www.wattpad.com/story/407474020

Amalthea17

Bagaimana bisa menyukai seseorang hanya dalam waktu semalam? Tetapi perempuan satu ini bisa, Agnes. Malam itu Agnes mengunjungi kafe tempat biasa ia kunjungi bersama dengan temannya. Di sana mereka hanya datang untuk bersenang-senang dan menikmati live music yang selalu ada di malam Kamis dan Minggu.
          
          Namun sesuatu menarik penuh perhatian Agnes, gitaris yang malam itu baru dilihatnya. Detik itu pula Agnes menjatuhkan hatinya pada sang gitaris itu. Dan terbentuklah di dalam cerita ini suatu keromantisan yang indah dan kesedihan yang menyesakkan.
          
          https://www.wattpad.com/story/371852216?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=Dwicatty17
          
          Baca yukk

Monocrom2001

IZIN PROMOSI KAKA. 
          
          Kalau mau baca cerita yang alurnya nggak mudah ketebak. Coba aja mampir ke kehidupan The Little Carpentern. Di sana kamu akan di ajak berkelana sama mereka.
          
          Nih. Coba baca aja. 
          
          THE LITTLE CARPENTERN 
          BY MONOCROM2001.https://www.wattpad.com/story/362069698?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=Monocrom2001

Savatskyy