-MINJE0NGIEZ

halo, halo! untuk pemilik wall ini, aku izin untuk mempromosikan ceritaku ini, ya! jika kurang berkenan, boleh dihapus untuk kenyamanan penglihatan mata (≧∇≦)/
          
          The Sixth Path? Ascendant? Apa itu?
          
          Kalian pernah terpikirkan tidak kalau dunia itu dibagi menjadi lima faksi? Ada Minerva si faksi tercerdas, Eleiezer si faksi rendah hati, Amichevole si faksi cinta damai, Ehrlich si faksi terjujur, dan Archie si faksi terkuat.
          
          Atau mungkin... faksi yang pernah mengguncang dunia? Faksi keenam, yaitu Ascendant. Faksi yang sudah dipunahkan oleh kelima faksi lain, karena Ascendant di anggap berbahaya dan bisa menghancurkan populasi kota Zithneic.
          
          Namun, bagaimana jika faksi itu kembali dengan generasi baru? Akankah ada lagi peperangan antar faksi atau malah ada ancaman lain yang lebih berbahaya?
          
          Kalian penasaran? Ayo, langsung baca ceritaku berjudul 'The Sixth Path : '. Kita saksikan perjuangan Reave dan kawan-kawannya untuk mencapai keadilan untuk faksi Ascendant dan menunjukan bahwa faksi ini tidak akan menjadi ancaman.
          
          https://www.wattpad.com/story/404116714?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=vederaeux
          
          aku tunggu kalian, yaa! jangan lupa untuk follow, vote dan komen! jika ingin feedback, bisa langsung beritahu aku di wall, yaa. terimakasih banyak! bye-bye (๑'ᴗ')ゞ

Lu_readmind

Permisi mau Promosi, boleh ya… 	
          ----	
          Kami terbangun karena suara alarm yang terus menerus.
          Aku diam sejenak memperhatikan Davi yang terburu-buru. Aku menyelimuti tubuhku sambil bersandar di kasur. Aku menunggunya mengatakan sesuatu tapi dia seperti tidak mempedulikan keberadaanku "Davi," panggilku akhirnya.  
          Dia menoleh lalu berjalan ke sebelahku untuk mengambil jam tangan dan handphone di nakas. Dia menarik nafas berat ketika mata kami bertemu pandang, caranya melihatku seperti orang putus asa. Aku masih menunggu reaksinya. "Jullie kita nggak pakai pengaman." 
          "Iya.." 
          Dia menelan ludah, menunduk sejenak, matanya memperlihatkan kegelisahan. "Jull. Maafin aku..." 
          Tiba-tiba aku bisa membaca kemana arah pembicaraan kami. Semua yang dimulai dari maaf berakhir mengecewakan!
          "Ini salah banget! Aku harap kamu bisa ngelupain malam ini." Dia menatapku sungguh-sungguh.
          Aku tidak bereaksi.
          "Aku ingin kita sepakat bahwa tidak terjadi apapun di antara kita. Kita cuma menghabiskan malam bersama. Tidak ada rasa di antara kita, benar?" 
          Aku menggigit bibir bawahku, menahan amarah dan air mata yang ingin kutumpahkan detik itu juga. Rasanya ingin berteriak untuk menjawab pertanyaannya tapi dia tidak butuh responku, dia menganggukan kepala singkat lalu berpamitan pergi.  
          Tidak ada rasa diantara kita? Tidak ada? 
          Aku tertawa dingin, tawa itu diiringi oleh air mataku. Bisa-bisanya dia memutuskan sendiri bahwa aku tidak memiliki perasaan apa-apa padanya tanpa bertanya dulu. 
          Lalu bagaimana dengan aku, bagaimana dengan tubuh telanjangku yang ditinggalkan tanpa penghargaan, tanpa maaf, tanpa perbincangan? Aku tidak ada bedanya dengan kondom di tong sampah, habis dipakai dibuang. 
          ————————
          MAAF YA KALO PROMOSINYA KEPANJANGAN PIS ✌️
          https://www.wattpad.com/story/311846801-single-father-number-225

fabitna

Hai kak, aku ada rekomendasi nih. 
          Bala-bala Gang adalah sekumpulan tujuh anak lelaki yang tinggal satu atap dalam sebuah kost-an bernama Kost Nusantara. Kenapa dinamakan Kost Nusantara? Karena seluruh penghuninya berasal dari berbagai daerah di Nusantara. Lalu, kenapa mereka dikenal sebagai Bala-bala Gang? 
          Penasaran? Kepoin yuk bentar, siapa tahu suka. Castnya Nct Dream loh, hehe. 
          Terima kasih♡
          
          https://www.wattpad.com/story/374056082?utm_source=android&utm_medium