Hari ini, aku tersenyum lagi. Rasanya sudah lama banget. Bahkan, aku sudah lupa caranya untuk sekedar bahagia.
Perjalanan hidup mengajarkan ku mengerti apa artinya sebuah harapan dan usaha. Mungkin aku kalah dalam usaha, terbukti dengan diri ini yang sudah berteriak lirih. Memohon untuk segera mengakhiri segalanya. Aku bisa apa, jawabannya tak ada. Aku hanya bisa melalui ini semua.
Dan harapan, harapan adalah satu-satunya hal yang ku miliki saat ini. Walau diri ini sudah tak lagi sama, namun harapan itu senantiasa aku genggaman. Aku harap, ia tidak rusak bahkan hilang. Walau, tangan yang menggenggamnya tak lagi sama.
Suatu hari, aku berharap harapan yang ku genggaman kini akan menyelamatkan ku dari gelapnya hidup ini. Saat ini, kutitipkan harapan itu kepada-Nya. Keputusan akhir dari cerita ku ini adalah kuasa dari Allah. Yang senantiasa ku bisikkan kalimat agar harapan itu kelak menjadi kenyataan.
Walau raga dan jiwa tak lagi sama. Aku berharap, harapan itu akhirnya datang menjeput ku pada saat yang sama. Saat harapan itu ku genggam.
#cerita untuk sore ini...