Auliatu07

Hallo kakak sharlalatisya07021!!! Terima kasih karena udah vote novel aku yang berjudul Duranta Repens semoga kakak suka sama cerita aku. Oh iya, aku udah publish season 2 dari cerita Duranta Repens yang berjudul Papaver Rhoeas, novel itu masih on going untuk saat ini, jadi semoga kakak tertarik buat baca season 2 nya kalau udah tamat baca Duranta Repens yaa. Selamat membaca!! >_<
          -Alu

sharlalatisya07021

@ Auliatu07  sama sama yaa, okee nnti aku cek season 2 nya, sukses selalu yaa untuk semua cerita2 nya, terima kasih udh buat karya yang keren, 
Reply

K_ambara17

Halo, Kak. Terima kasih banyak sudah mau kenalan dengan Sal dan Sabina di Under The sky of Florence. Terima kasih Kakak sudah mau meluangkan waktu dan memberi apresiasi meski cerita ini belum bisa tamat༎ຶ‿༎ຶ
          Semoga kamu terhibur, salam hangat dari Sal dan Sabina♥️

sharlalatisya07021

@ NonaLi17  Hai juga Nona Li, sama sama, semangat terus untuk ceritanya yaa, salam hangat kembali.. 
Reply

tin_lovatin

Terima kasih, ya, sudah vote cerita Andanan Coffee. Salam kenal dari Kak Tin. Boleh tinggalkan sedikit komentar? Agar teman-teman yang lain juga tertarik baca cerita ini. 

sharlalatisya07021

@ tin_lovatin  sama sma kak, salam kenal juga, menurutku ceritanya mudah dipahami, sehingga lebih nyaman saat dibaca, 
Reply

Sebataskata789

Hallo, ini Biya. Khaliluna Anbiya. 
          Gadis lapuk di awal 30-an tahun yang masih enggan melepas masa lajangnya.
          
          Siapa peduli kalau orang-orang menyebutnya perawan tua? Mereka bahkan tak segan-segan menjadikan Biya sebagai pusat bisik-bisik dan perhatian.
          
          Tapi bagi Biya semua itu nggak penting. Toh gadis yang sudah menginjak umur kepala tiga itu selalu berprinsip "Selagi gue bahagia, persetan sama omongan orang."
          
          Begitulah sekiranya keyakinan teguh yang selalu Biya pegang. Lagipula nggak ada yang salah dari hidupnya. Lajang itu bukan AIB. Lajang jaman sekarang itu trendi. Right?
          
          Tapi kehidupan Biya yang terbilang aman dan bebas hambatan itu seketika jungkir balik saat Om Bagas memintanya mengisi posisi sekretaris menejer baru yang sekarang tengah kosong.
          
          "Aargh! JINGGA SIALAN!"
          
          .
          
          Askara Jingga. Bujang. 27 tahun. Songong, sombong, minus etika - dan anggap saja bisu. Tipikal bos-bos rese yang hobi menyiksa bawahan. Selalu sengit tiap kali menatap keberadaan Biya.
          
          Bagi lelaki blesteran Korea dan setengah surga itu, sosok Biya sudah seperti sumber dari segala macam masalah dan kesialan.
          
          "Kalau kamu manusia yang punya etika, kamu pasti tau namanya hukum timbal balik."
          
          Sial! Apalagi yang bisa Biya lakukan untuk mengembalikan hidupnya ke posisi semula - terbebas dari segala keruwetan ini? Kalau sepanjang hari dia harus berurusan dengan makhluk minus etika seperti Askara Jingga?
          
          Dibaca dulu gess..
          Pelan-pelan, tarik napas..
          Simpang di daftar bacaan..
          Tungguin notifikasi update..
          Siapa tau suka :)
          
          https://www.wattpad.com/story/234309515-ending-choice

adellaae24

Hallo kak Salam kenal. Terimakasih sudah berkunjung ke story Aku. Semoga kakak selalu suka dengan apa yang kutulis. Jangan Lupa untuk mampir ke ceritaku yang lain ya kak. Dan tunggu story aku selanjutnya.
          
          Salam literasi,
          With love❤️

sharlalatisya07021

@ adellaae24  halo juga, salam kenal del, iyaa sama sama, ditunggu yaa cerita selanjutnya, semangat nulisnya 
Reply