Menulis bukan sekadar merangkai kata-ia adalah cara menyimpan pikiran sebelum hilang, cara menyembuhkan luka tanpa suara, dan cara berkomunikasi dengan dunia, bahkan setelah kita tak lagi ada.
Dengan menulis, kita bisa memahami diri sendiri, mengurai emosi, dan menemukan makna dalam hal-hal kecil yang sering terlewat. Menulis juga mengabadikan ide, doa, dan kebaikan yang mungkin tak sempat terucap.
Tak perlu menunggu sempurna. Satu kalimat pun bisa menjadi awal dari perubahan besar-untuk diri sendiri, atau untuk orang lain yang diam-diam butuh dikuatkan.
Karena pada akhirnya, menulis adalah bentuk keberanian: untuk bicara, meski tak didengar; untuk merasa, meski tak dimengerti; dan untuk tetap hidup, meski dalam diam.
- jatim
- JoinedOctober 9, 2015
Sign up to join the largest storytelling community
or
Stories by Sha
- 2 Published Stories
First Love
13
4
3
Hanna-gadis metropolitan yang hidupnya penuh meeting, coffee shop, dan trial error aplikasi. Selama tujuh tah...
How to train your feeling
4
0
2
Pernahkah kalian merasa dipertemukan dengan orang tepat oleh takdir? Yang kehadirannya tak pernah terduga. A...