FIRST???

311 13 0
                                        

Dikelas Axel.

"Xel..., ntar sore gue ke apart yah, mau nge-game bareng, udah lama nih gak mabar kitaa" ujar James.

"Hah?, nggak ah, males" jawab Axel karena ia tak ingin teman-temannya datang ke apartemennya dan melihat Alea disana.

"Ayolah Xel..., kenapa sih loe sering nolak kita akhir-akhir ini?, ada rahasia yaa" selidik Syarif, yang biasa di panggil Sarap oleh teman-temannya itu.

"Apaan si, gaada gue cuma males aja nge game, lagian gue banyak tugas..." jawab Axel mengelak.

"Tugas?, tugas OSIS. maksud loe?"

"Hmm, gue harus nge rekap data siswa lagi, dan harus mantau keadaan sekolah juga karena kan udah lama gue gak mantau ni sekolah"

"Ooh iya ya..., gue lupa... Loe kan cuti, tapi gue denger loe cuti sebulan tapi kok sekarang masuk?"

"Nah bener tuh kata si Sarap" jawab James.

"Gue bosen di rumah, mending di sekolah ada banyak hal yang gue lakuin"

"Terus loe narik izin cuti loe itu?"

"Bukan gue tapi, bokap gue yang narik izinnya"

"Tapi atas permintaan loe juga kan ogep!!"

"Iya juga sih..." ujar Axel seraya menganggukkan kepalanya.

"Pokoknya gaada penolakan!, ntar sore kita ke apart loe!" ujar James.

"Apaan si, awas aja loe dateng!, gak akan gue bukain pintu!" ujat Axel.

"Kita bisa masuk sendiri kok, kan kita tahu sandi apart loe"

"Coba aja kalo loe bisa..."

"Oke!..., kita lihat aja nanti"

"Terserah kalian deh..., gue mau mantau keadaan sekolah ini dulu..., by!" ujar Axel, seraya melangkahkan kakinya keluar kelas.

"Yah Xel!" teriak Jamesb yang tak dihiraukan sama sekali oleh Axel.

"Emang ya tuh anak..., kalo ada nyebelin, tapi kalo gaada ngangenin, ck ck ck..." ujar Syarif yang langsung mendapat pukulan dari James.
"Aww, apaansi lu James!, sakit tau"

"Gitu doang lu kata sakit..., dasar Sarap emang lu..., lagian... Ngomong apa lu tadi?"

"Ya iyalah ogep!! Kan lu mukulnya keras..., emang gue ngomong apa tadi?" tanya Syarif dengan wajah polosnya.

"Kenapa lu bilang Axel ngangenin??, ooh atau jangan-jangan... Lu... Gay yaa?" ujar James dengan menekankan kata-kata gay.

"Ish! (Memukul pelan lengan James) pikiran lu ada-ada aja..., gue masih normal kali!"

"Terus kenapa bilang kangen?"

"Ya karena dia sahabat gue, masa iya kangen sama sahabat sendiri aja ga boleh? Emang kata-kata kangen cuma buat orang suka doang..., ya ngga kalii..." ujar Syarif seraya melengos dan kembali ke tempat duduknya.

"Iya juga yaa" ujar James seraya mangut-mangut.
"Eh tapi ntar sore beneran yaa?!"

"Iya iya laah..., ntar sore kita ke apart tu ketos, bodo amat lah dia mau ngomong apa, tangan gue udah gatel pengen nge-game bareeng..."

PERJODOHAN DENGAN KETUA OSIS Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang