Mr.Louise(2)

21 5 0
                                        

"Hahahah! Ini wanita yang berharga bagi charlen?! Pinter juga dia nyari cewe"
"Hubungi charlen skrng!"

"Baik bos!"

Tutt...

"Ada apa lagi louise? Udah gua bilang. Gua gak tertarik untuk ngelepasin perusahaan itu bu--"

"Lo liat foto yang gue kirim"
















"Perempuan ini....."
"Kenapa dia bisa ada sama lo?!"

"Mungkin keberuntungan sedang berpihak di gue char.. Gue tunggu sampe besok. Bawa surat persetujuan pemindah tanganan perusahaan ini! Kalau engga, lo tau akibatnya kan? Lo udah paham gue lah.."

"Louise! Jangan sam---"

Pick!

Louise mengakhiri panggilan itu.

Drrtt! Drrtt!

Ponsel sasa terus berdering. Xiumin lah yang terus menghubunginya.

"Ahh berisik banget!"
"Handphone siapa itu?!"

"Handphone gadis itu bos"

"Buang-buang!"
"Ah maaf kan aku mr.nuell. Kamu harus masuk dalam pertarungan ku. Pdhal kau orang yg sangat baik. Tp ini semua untuk kebaikan ku juga, hahaha!"












Sementara xiumin

"Sasa kemana sih?!"
"Skrng handphonenya malah gak aktif.."
"Lapor polisi aja kali ya, aduh.."

Sebelum xiumin pergi ke kantor polisi, dia mendapatkan pesan masuk dari Mr.Loiuse.

Mr.Louise

Mr.Nuell, jangan khawatir. Adik mu berada di tangan yang aman. Keputusan ada di tangan charlen. Jika charlen setuju maka adik mu akan baik-baik saja disini.

Jika ingin menemui charlen, datanglah ke hotel CLU. Dia tinggal di penthouse hotel itu.

"Charlen?! Jadi ini berhubungan sama chanyeol?! Dunia sempit banget gila."

Xiumin langsung bergegas pergi ke hotel yang kemarin ia kunjungi.

"Saya ingin bertemu dengan Mr.Charlen Luvvyo"

"Apakah sudah punya janji?"

"Belum.. Tapi dia kenalan saya. Tolong pertemukan saya dengan Mr.Charlen ini penting"

"Maaf, Mr.Charlen berpesan bahwa dia tidak akan menemui siapa pun hari ini kecuali sudah memiliki janji"

"Jadi bagaimana saya harus membuat janji temu dengan Mr.Charlen?"

"Ini.. Disini ada email sekretaris mr.charlen, silahkan buat permohonan dan tunggu kiriman konfirmasi emailnya"

"Baik terima kasih"

Tak lama chanyeol melewati lobby hotel.

"Aish! Kenapa harus sasa?!"-chanyeol

"Chanyeol!"

"Bang umin?!"

"Ah syukurlah.. Sasa.."

"Iya gua tau bang. Maafin gua bang dia jadi masuk ke perdebatan ini"

"Terus sasa gimana?!"

"Masih gua usahain. Lu tenang aja, gua jamin sasa gak akan disakitin. Gua pergi dulu bang"

eXceed Outstanding[END]✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang