Prolog

31 17 15
                                        

Happy reading 🖤

Pukul 00.00 tepatnya bulan Maret tanggal 1 hari Senin,dikabarkan 2 orang sahabat telah melahirkan di rumah sakit dan ruangan yang sama. Suara tangisan bayi memenuhi ruangan yang bernuansa putih-putih itu.

Dua orang laki-laki sedang uring-uringan khawatir menunggunya diluar. Seketika mendengar suara nyaring tangisan bayi didalam ruangan yang bernuansa putih-putih itu.

"Alhamdulilah ya Alloh" ucap mereka barengan. Tak henti-hentinya mengucap syukur kepada sang ilahi.

Pintu pun terbuka,menampilkan sang dokter kandungan "alhamdulilah bapak,istri sama anak kalian selamat,sehat". Ucap sang dokter sambil tersenyum senang.

"Bolehkah kita masuk dok?"

"Tak ada yang melarang,silahkan"

"Terima kasih dok" ucap 2 orang lelaki itu barengan.

Lalu masuk kedalam ruangan bernuansa putih itu. Dilihatnya 2 perempuan sedang terbaring sambil memangku anak kecil mungilnya.

"Alhamdulilah makasih sayangg" ucap lelaki sebelah kirinya seraya mengecup lembut kening istrinya. Istrinya pun mengangguk tersenyum,merasa sangat lelah.

"Aduh anak ayah ganteng ya?" Sambil terus mengusap lembut jilbab istrinya, matanya fokus pada sang anak.

"Ini perempuan sayangg". Jawab sang istri.

"Eh kok bukannya laki-laki ya?"

"Siapa bilang?"

Lelaki itu pun menoleh pada sahabatnya yang berada di seberangnya telah tertawa ngakak.

"Sialan" gumamnya kecil,tapi masih mampu didengar oleh sang istri.

"Hah,kamu bilang ini sialan?" Kaget sang istri.

"Astaghfirullah sayangg enggak,itu si Samsul bohong sama aku,katanya anak aku cowo,padahal cewe" terus terangnya.

Memang lelaki itu sangat sibuk dengan tugas abdi negara nya. Jadi jarang ada dirumah. Kasihan.

"Udah,iya iya gua minta maaf dah,anak gua yang cowo" ucap sahabat nya,sambil terus menerus tertawa.

"Boleh aku gendong?" Tanyanya.

"Awas tapi hati-hati"

"Iya sayanggg"

2 orang lelaki itu menggendong masing-masing anaknya seraya mengumandangkan adzan dengan lembut pas ditelinga sang anaknya.

"Kamu gimana udah mendingan?" Tanya wanita sebelah kanan.

"Alhamdulillah,kamu gimana?"

"Alhamdulilah.."

"Anak kita cewe cowo yaaa" seru wanita sebelah kirinya.

"Wahh bisa jadi kita besanan" jawabnya.

"Pasti itu mah haruss"

Mereka tertawa bersama, sama-sama membayangkan esok mereka jadi besanan.

"Ada apa nih ketawa-ketawa?" Tanya sang suami.

"Biasa cewe brou"

****

Sudah hampir 3 hari dirumah sakit,mereka dibolehkan untuk pulang. Mereka sedang dimobil yang sama,toh mereka rumahnya berhadapan.

"Hai cantik" sapa bayi laki-laki,suaranya oleh ibunya sambil melambaikan tangan munyil anaknya. Padahal bayi itu masih merem, iya lah baru 4 hari ada didunia ini.

"Jangan jadi fakboy yaa" jawabnya,sama suaranya oleh ibunya masing-masing.

Mereka tertawa bersama-sama. Para suami? Sedang fokus didepan tugas menyetir,yang satunya molor udah dialam mimpi.

Matahari yang t'lah pergiCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang