Merajuk dalam angan
Melukis dalam senyuman
Malaikat kecil telah merengek
membeban
Di pelukan seorang ibu
Mengais ngaiskan pipi lembutnya
Memerahkan kelopak mata sang mawar
Ingin berkata sang malaikat
"Kau pelindungku kau surgaku"
Tetapi hulu hati terlalu dalam
Tak dapat menggetarkan si bibir
Yahh!!!
Aku telah lahir
Aku telah tiba
Kini hanya satu yang ku pinta
Tetap selalu bersama sang surga
KAMU SEDANG MEMBACA
ANARKISME
PoetryWARNING! : Karya ini banyak mengandung kalimat kiasan. Jika dari pembaca kesulitan memahami isi di setiap bagian, saya mohon maaf karena ini hanya bentuk tulisan yang saya pikirkan NB : Bagi pembaca yang ingin di buatkan puisi dengan tema bebas sil...
