Di sudut sepi aku terdiam,
Menahan perih yang tak tertahan,
Di mata mereka aku salah,
Meski tak pernah ku tahu di mana cela.Kata-kata tajam mengiris hati,
Seakan aku tak pernah berarti,
Harapan yang kutanam mati,
Tertindih beban yang tak kumengerti.Mengapa kasih harus berat sebelah?
Mengapa suara ini tak pernah didengar?
Aku hanya ingin dimengerti,
Bukan dihukum tanpa sebab yang pasti.Namun dalam luka aku bertahan,
Meski keadilan tak berpihak padaku,
Ku genggam harapan dalam gengsi,
Mungkin esok, dunia kan lebih adil padaku.Pernah sempat aku bertanya,
Kenapa sakit itu selalu berpihak kepadaku
Apakah karena rupa
Tapi tanyaku terbang bak angin berlalu

KAMU SEDANG MEMBACA
ANARKISME
PoetryWARNING! : Karya ini banyak mengandung kalimat kiasan. Jika dari pembaca kesulitan memahami isi di setiap bagian, saya mohon maaf karena ini hanya bentuk tulisan yang saya pikirkan NB : Bagi pembaca yang ingin di buatkan puisi dengan tema bebas sil...