Starla anindia, gadis pemalu, yang susah berbaur pada sekitar. Starla tergolong gadis yang cantik dan, tidak terlalu pintar. Bahasa kasarnya tolol, goblok, dan bodoh, iya ketiga kata diatas itu starla banget. Mau tau seberapa bodoh starla? Oke, mau atau enggak gue bakal kasih tau. Jadi dulu waktu starla masih SMP, dia disuruh maju kedepan oleh gurunya, pak yanto. Buat ngerjain pelajaran yang mungkin tidak disukai oleh seluruh manusia yang ada dimuka bumi ini, bisa menebak? Yups, benar sekali pelajaran ma-te-ma-ti-ka.
Saat didepan papan tulis dan mengegam sebuah sepidol. Apa yang dia lakukan? Yang pertama ketakutan, jangan salah pak yanto termasuk kedalam jajaran guru paling killer. Kedua malu, kenapa? Jelas karna Marko cowok yang disukai starla secara diam-diam. Ketiga diam mematung, dan berdoa semoga bel istirahat segera berbunyi atau ada rapat dadakan, tetapi sayang sekali kali ini dewi fortuna tak memihak padanya. Oooh tidak bukan hanya hari ini, dihari sebelum-sebelumnya juga seperti itu.
"starla, cepat dikerjakan" perintah pak yanto
"i-iya pak" jawabnya sambil, mengangkat tangannya untuk menulis sesuatu tapi sayangnya dia malah kebingungan mau menulis apa. Pak yanto masih memperhatikannya dari tempat duduknya sambil menghela nafas.
" huft, starla sebenernya kamu itu kalo saya menerangkan didengar apa enggak?" tanya pak yanto dengan tegas
"de-dengar pak" jawab starla dengan nada sedikit bergetar
"terus kenapa masih tidak bisa?" tanya pak yanto. Gadis itu tidak menjawab hanya menunduk menahan malu. Di tambah temannya yang menertawakannya, Tetapi marko? Dia tidak menertawakannya hanya diam menatap kejendela. Dia tergolong bocah yang bodoh amat dengan sekitar.
"yasudah kamu kembali kebangku mu" perintah pak yanto
"baik pak" jawab starla, sambil berjalan menuju bangkunnya.
"oke marko kamu tolong kerjakan soal yang tidak bisa dikerjakan oleh starla" perintah pak yanto. Marko langsung berjalan menuju kedepan papan tulis sambil mengengam sepidol, lalu menjawabnya dengan cepat. Maklum saja marko tergolong keorang yang pintar berbeda dengan starla.
"bagus marko, starla kamu harus banyak belajar dari marko" ujar pak yanto. Starla dari bangkunnya hanya menjawab dengan anggukan.
Oke lupakan dengan masa SMP Starla, dan kembali pada masa sekarang. Masa SMA Starla. Starla sekolah di SMA Gemilang, dan sekarang adalah awal pertama ia, memasuki sekolah setelah berpindah dari sekolahnnya yang dulu, sekolah garuda di Bandung. Starla sudah siap dengan pakaian sekolah barunya untuk berangkat sekolah, dia di antar oleh ayahnya.
"ayok yah" ajaknya
"bentar dong, emang kamu gak sarapan dulu?" tanya tama, ayah starla.
"enggak yah, entar telat" ucap starla
"ini kan masih jam enam pagi kak, kamu kan masuknya jam tujuh pagi" ucap tania, ibu starla.
"hehehe biasa ma starla terlalu semangat" ucap starla cengengesan, orang tua starla hanya geleng-geleng kepala melihat anaknya.
"apasih kak norak banget, kayak orang gak pernah sekolah" ucap nebulan sewot, berbeda dengan kakaknya nebulan lebih banyak bicara. Nebulan kalo udah bicara cocotnya itu loh minta ampun.
"apasih dek sewot banget" sinis starla
"udah-udah gk usah berantem, starla kamu buruan duduk terus makan"suruh mama
"tapi nanti kalo terlambat gimana ma?" tanya starla
"enggak ada terlambat-terlambatan ini masih jam enam pagi, lagian ayah mu masih makan. Mau berangkat sama siapa kamu hah?" jawab ibu starla nyerocos

KAMU SEDANG MEMBACA
Dear Diary
Teen FictionStarla anindia, gadis cantik, polos dan pemalu. Semasa SMP, starla pernah tidak memiliki teman satu pun. Ia pernah menyukai marko cowok ganteng, populer, dan pinter. Kalo marko pintar maka starla sebaliknya. Tetapi saat menginjak menuju masa SMA, st...