Sorry for typo(s)
"Good morning Papanya Chenle,"
Mark tersenyum antusias merentangkan tangan menyambut bayi kecilnya. Mark terkekeh gemas anak bungsunya ini memang tidak bisa diam, dia sangat aktif mirip sekali dengan Renjun anak sulungnya yang sudah menginjak usia 12 tahun. Mark mengusak rambut mangkok Chenle, anak kecil ini mirip sekali dengan Haechan.
"Pagi juga Lie-lie."
Chenle terkikik, dia selalu suka nama panggilan dari Papanya. Terdengar sangat manis dan lucu bahkan Chenle selalu pamer pada teman-teman kalau sang Papa sangat menyayanginya.
🍭🍭🍭
LilBuna
PresentChewing Gum
Mahae
Family Au, Semibaku, Bxb
"Keluarga kita mirip permen karet ya manis-manis sepet gitu."
CERITA INI HANYA FIKTIF
DILARANG MEMBAWA KE RLHappy Reading
🍭🍭🍭
"Dasar anak manja."
Yang lebih muda cemberut, memajukan bibirnya ke arah sang Papa berharap mendapatkan pembelaan atas pernyataan yang di lontarkan oleh sang kakak. Renjun memang menyebalkan tapi di balik itu semua Renjun adalah sosok kakak yang paling pengertian. Terlihat jelas jika Renjun selalu mengalah terhadap adiknya.
"Papa, kak injun menyebalkan."
Mark menaikan alis menatap Renjun yang tersenyum manis, Mark meneguk ludahnya gugup. Sial! senyuman itu sangat mirip dengan milik Haechan, dia tidak bisa mengeluarkan satu katapun untuk Renjun. Berbalik, kembali menatap Chenle yang juga tengah menatapnya berbinar membulatkan mata.
Tidak! Yang ini lebih menggemaskan mirip Haechan ketika marah. Mark mengutuk diri, kenapa juga dia harus cinta mati dengan suami kecilnya. Bukankah ini terlihat illegal, semua anaknya mirip dengan Haechan padahal Mark sudah bekerja keras agar salah satu anaknya lahir mirip dengannya.
Tapi apa ini seakan takdir mempermainkannya, Renjun dan Chenle sangat mirip dengan Haechan. Tapi Mark lebih bersyukur akan kenyataan itu, dia sangat bahagia atas anugrah ini.
"Kau terlihat sangat bimbang sayang?"
Haechan datang meletakkan beberapa sarapan pagi untuk mereka, pandangannya beralih pada Chenle yang terduduk di pangkuan Mark. Rambut coklat itu bergerak kekiri - kanan seusai dengan irama tubuh sang empu.
Haechan berdecak malas, mengambil sendok lalu mengarahkan benda besi itu kearah wajah Chenle. Pria manis itu tersenyum simpul sebelum mengeluarkan beberapa kata dramatis dari mulut berbentuk hati,
"Chenle, bisakah kau turun? Biarkan Papamu makan atau dia akan terlambat bekerja. Dia akan di pecat lalu kita akan jatuh miskin, pindah rumah dan kau tidak bisa lagi liburan atau lebih parahnya lagi kita semua akan mati."
Mark mempelototi Haechan. Suaminya ini memang sering mengkatakan skrip novel yang dia tulis. Miris memang namun Mark tidak keberatan, Mark tau Haechan hanya bercanda. Lagian Haechan tidak mungkin setega itu, mendoakan keluarga mereka jatuh miskin kalau iya, sia-sia Mark merintis bisnis sendiri jika pada akhirnya bangkrut.

KAMU SEDANG MEMBACA
Chewing Gum [✔️]
Fanfic🌻 [Mahae] Tentang keluarga Lee yang mirip dengan permen karet • Tittle : Chewing Gum • Genre : Family, Fluffy • Bahasa : Baku • Rate : T - M Remake for Au on twitter : https://twitter.com/lilchaniee/status/1402421154585800708?s=19 ©LilBuna