2. Pertemanan.

485 115 11
                                        

Halo semua, oke perkenalan dulu ya, ehehe.

Namaku Han Yun-Hee. Seperti yang kalian tau, aku berada didunia pararel dan lebih tepatnya jaman apocalypse sejak kemunculan gate dan monster. Untung nggak zombie🗿

Aku sudah pernah mati sekali, dan aku sedikit bingung menyebut ini kehidupan kedua karena lebih terasa seperti time travel.

Mau bagaimanapun, ini dunia lain.

Sejak aku menyadari beberapa keanehan, akhirnya aku sadar bahwa ini adalah dunia di dalam komik kesukaanku. Solo Leveling.

Pada awalnya aku memang suka menemukan fakta ini, pernah kepikiran aku ingin bertemu tokoh utamanya!

Lalu aku menyadari, emang aku apa?

Bukannya merendahkan diri ya, tapi aku ini cuma extra kan? Karakter extra yang nggak tau gimana masa depannya. Bisa aja sebentar lagi mati, jadi aku mau memanfaatkan sebaik-baiknya waktuku ini yang nggak tau sampai kapan.

Walaupun aku juga bingung mau ngapain🗿

Lalu seperti masa lalu, aku meninggalkan panti asuhan diumur ke 12. Tidak ada yang menahanku kecuali kakak panti yang mengurusku. Yah lagipula aku juga tidak terlalu disukai.

Aku pergi ke New York untuk melanjutkan studi. Biaya bukan masalah untukku karena sudah ada yang menyediakan. Bukan dari panti melainkan dari orang yang mengadopsiku.

Ini juga alasan kenapa banyak yang mengejekku selain karena rambutku yang putih ini.

Sebenarnya aku sudah di adopsi. Aku hanya pernah mendengar namanya saja, tidak ada keterangan lainnya. Namanya Tuan Han. Hal ini tidak berubah bahkan didunia ini.

Walau aku sudah terdaftar sebagai anak yang sudah diadopsi, aku tetap tinggal dipanti asuhan. Aku juga bingung kenapa aku masih disana, saat aku bertanya pada kakak panti, dia bilang bahwa suatu hari nanti Ayah ku itu akan mengambilku.

Di kehidupan lalu aku menunggu, menunggu sampai aku dijemput.

Tapi nyatanya tidak ada tanda-tanda. Bahkan saat Tuan Han selalu memberikan bantuan untuk panti asuhan, Tuan Han tidak pernah ada niatan mencari atau mengambilku dari sini.

Lalu suatu hari, datanglah surat lamara-- maksudku surat biasa yang berasal dari Tuan Han untukku.

Aku masih punya sedikit harapan jika Tuan Han ingin mengambilku. Tapi nyatanya..

Saat aku membaca surat itu, bukan kelegaan melainkan kejengkelan. Disurat tertulis bahwa dia akan membiayai ku untuk sekolah diluar negeri termasuk keperluanku dan itu HARUS.

Aku tau ini kasar tapi.. what the f*ck??

Ditulis juga bahwa aku akan tinggal sendiri. Sendiri? Aku langsung berpikir apakah Tuan Han ini punya kelainan dalam berpikir. Dia menyuruh seorang anak berusia 12 tahun untuk tinggal sendiri?

Setidaknya pikiran awalku adalah asrama sekolah atau sejenisnya.

Tapi lagi-lagi aku salah memperkirakan. Bukan lagi asrama, lupakan soal asrama. Aku diberi kamar apartemen luas dan mewah! Hanya untuk diriku sendiri!

Aku tidak tau harus menangis atau senang untuk hal ini.

Akhirnya kuhabiskan 2 tahun di New York, sampai tiba-tiba aku menemukan surat di bagian bawah pintu apartemen.

Itu adalah surat dari Tuan Han atau orang yang mengadopsiku, dan aku.. dipindahkan lagi ke.. Korea.

Korea! Woi! Dikira aku ini paket atau gimana!? Kenapa dilempar kesana kemari?

White and Red String [Solo Leveling Fanfic]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang