(3)

2 1 0
                                    

Setelah makan malam haris membahas mengenai butik milik vira.

" Oh ya..papa dengar kata varo besok launching butik ketiga kamu vira apa itu benar nak?" - haris

" Iyaa pah mah besok hari launching butik vira dan vira berharap mama, papa,mas varo,bunga dan azana ikut menemani vira " - kata vira penuh harapan.

Semua yang mendengar mengucap hamdalah dan tersenyum.

Mereka sangat tau bagaimana proses vira dalam mencapai mimpi mimpinya. Rintangan yang harus vira dan varo hadapi, jatuh bangun mengenai usaha vira sebelum memiliki butik yang besar seperti sekarang,kini vira telah mendapatkan semuanya..mimpinya telah ia capai.

" Masya allah alhamdulillah mama ikut senang,selamat yaaa buat kalian berdua terutama kamu vira " - amira

Amira tau betul sosok vira menantunya itu,vira adalah sosok istri yang baik dan tangguh walaupun ia tau varo suaminya memiliki perusahaan yang besar ia tidak mau membebani varo,bagi vira seorang wanita juga harus bisa sukses dan mandiri.

" Alhamdulilah mah..makasii untuk semua support dan dukungan kalian sama aku dan mas varo..aku juga bersyukur sama allah karena tanpa allah aku ngga bisa kaya gini " - vira

Varo sangat bangga pada istrinya/vira walaupun ia tau varo mempunyai perusahaan yang besar ia tidak mau membebani varo dalam urusan pribadinya.

Varo memeluk vira tanpa aba aba,vira kaget dan binggung pada suaminya itu di lain sisi vira juga merasa senang.

sungguh aku sangat mencintaimu vir, semoga allah selalu menyatukan kita dalam hal apapun,aamiin - batin varo.

" HEEM!! ADA JOMBLO INI GA LIAT " - sindir azana sambil melihat varo dan vira.

" Panas ya naa dsini huh " - bunga mengipas kedua tangganya seperti orang yang sedang kepanasan.

" BANGET KAK,PANAS!! " - kini azana ikut mengipas kedua tangannya seperti yang dilakukan bunga.

" ohh..ada yang jomblo yaa pantes kepanasan maaf yaa ngga keliatan soalnya " - ledek varo pada bunga dan azana.

" yaudah yuu sayang kita balik ke kamar aja kasian para jomblo yang kepanasan,canda panas " - ajak varo diiringi ledekan pada kalimat terakhirnya.

" KAAAKKK VAAROOO!!! " - teriak azana dan bunga bersamaan.

amira dan haris yang melihat tingkah laku anak anaknya tertawa,mereka sangat tau bahwa varo memang kaka yang jail pada adik adiknya.

//

Didalam kamar vira marah pada varo yang jail pada kedua adiknya itu.

" kamu kebiasaan deh sikap jailnya kumat sama bunga dan azana " .

" Iya iya maaf sayang " - varo menyadarkan kepalanya di bahu vira sekaligus memasang muka yang melas dan manja.

" Kamu tuh kebiasaan ah,aku tau yang malu sama mereka jadi ga enakkan " - vira masi marah pada varo yang selalu jail kepada adik adiknya.

" Iyaa iyaa aku minta maaf janji deh ngga ngelakuin lagi " - varo menunjukkan jari kelingkingnya di depan vira berharap vira tidak akan marah lagi pada varo.

" Bener janji? " - vira memastikan ucapan varo

" Iyaa janji "

" Yaudaa awas kalo bohong " - vira menyatukan jari kelingkingnya pada jari kelingking varo.

Varo suka banget ya jail sama kedua adiknya jadi kena marah deh sama vira.siapa nii yang kaya varo juga suka jail sama kaka atau adiknya hayooo..komen dibawah

Jangan lupa pencet tombol🌟

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 10, 2021 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

setetes air mata Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang