Novel Hurt Love & Hate.
Arkatama Javierro adalah pria pertama yang membuat Maura Aldavino, primadona sekolah, terpesona hingga tergila-gila. Tak peduli seberapa sering Arka menolaknya, Maura tidak mengenal kata menyerah. Dengan semangat yang mengge...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Malam nya Maura sudah bersiap untuk makan malam bersama Julian, Tommy yang tahu itu sangat lega karena Julian bisa membuat Maura melupakan Arka pria yang Tommy benci. Elen yang melihat itu hanya bisa tersenyum karena apapun yang putrinya pilih Elen akan mendukungnya. Elen menggoda Maura yang akan berkencan tetapi Maura langsung membantahnya sebab ini bukanlah acara kencan hanya acara merayakan majalah pertama nya.
Tak berapa lama Julian datang dan pria itu meminta izin mengajak Maura untuk makan malam dan berjanji akan mengantarkan nya dengan selamat. Tommy yang mendengar itu tertawa dan menepuk bahu Julian karena Tommy setuju Julian berhubungan dengan putrinya. Maura masuk kedalam mobil dengan Julian yang membuka dkan pintu nya membuat Maura tersenyum tipis.
Di perjalanan Julian membuka suara nya dan memuji keluarga Maura yang sangat hangat dan lain kali Julian akan mampir dan mengobrol dengan Papa nya Maura. Maura mengatakan bahwa menang mereka baik kepada orang lain tetapi mulai Maura sedih sebab Tommy tidak suka kepada Arka bahkan membenci nya. Julian melihat raut wajah sedih Maura dan bertanya kenapa Maura bersedih apa ia mengatakan sesuatu yang melukai Maura dan Maura langsung membantahnya nya sampai tak terasa mereka sudah sampai di restoran yang Julian pesan.
Maura terkejut melihat restoran ini yang ia tahu sangat mahal, Maura mulai mempertanyakan kenapa Julian membawa nya kesini karena Maura berpikir hanya makan di restoran biasa saja. Julian tidak mendengarkan ucapan Maura dan meminta Maura untuk turun karena pelayan ingin memarkirkan mobil nya dan mau tak mau Maura turun. Maura dan Julian masuk kedalam restoran yang sudah ramai dan Maura hanya bisa terkagum melihat mewahnya restoran ini bahkan desain nya membuat Maura nyaman untuk terus memandangnya.
Julian membawa Maura duduk di kursi yang sudah ia pesan dan Julian mulai bertanya makanan apa yang Maura inginkan. Maura menjawab apapun yang Julian pesankan akan ia makan dan Julian pun mulai memesan nya. Setelah itu suasana menjadi canggung karena Julian terus saja menatap Maura membuat nya tak nyaman lalu mulai bertanya kapan ia bisa pemotretan lagi dan Julian pun mengatakan besok Maura bisa bekerja. Maura senang karena sudah beberapa hari tidak bekerja dan saat tahu besok akan pemotretan lagi membuat Maura bersemangat.
Pembahasan mereka berlanjut dengan menanyakan kehidupan masing masing. Julian memberitahu Maura ia pernah belajar di Jerman dan kembali ke sini untuk meneruskan perusahaan Papa nya lalu Maura juga menjelaskan bahwa ia juga pernah belajar di Amerika selama 6 tahun tetapi sayangnya seluruh Ijazahnya hilang dan tak berapa lama pesanan mereka akhirnya datang.
Mereka berdua menikmati makanan itu sampai tiba tiba saja sebuah suara berhasil membuat mereka menoleh kearah suara itu. Betapa kaget nya Maura saat melihat siapa yang berdiri di hadapan nya sekarang dengan wajah datarnya.
"Apa aku menganggu kencan kalian?" suara dingin Arka membuat Maura terkejut melihat sosok Arka yang berdiri di hadapan nya. Arka menyorot tajam kearah Maura dan Arka juga melirik sekilas kearah pria yang sedang duduk.
Arka sendiri tidak memperdulikan keberadaan Julian yang menatap bingung kearah Arka. Julian bertanya kepada Maura siapa dia dan Maura memperkenalkan mereka berdua.