Bag.20

52 4 0
                                        

So he sudah sampai di suatu tempat untuk bertemu seseorang, sekarang dia sedang menunggu orang itu

Tak lama ia pun datang dan langsung menghampiri so he

"Kau datang juga, kenapa lama sekali"ucap so he mengomel

"Mianhae"ucapnya sambil tersenyum"udah ketemu dinda tadi"so he hanya mengangguk dan mengaduk kopi dengan raut wajah yang malas, amanda pun tertawa"apa dia telat lagi"

Menghela nafasnya"ya yang seperti kau tau apa dia sangat sibuk"kesal so he"aku hanya meminta dia mengajari ku sedikit, aku tau dia pintar tapi sepertinya benar katamu ia menghindariku"

Amanda tertawa"aku sudah bilang dia tidak mau mengajari mu"

"Kemarin aku melihat dia bersama laki laki apa dia habis bermain lagi dengannya"ucap so he dan mereka berdua tertawa

Note:(maksutnya bukan bermain biasa tapi lebih dari itu you know lah)

"Dia jarang bersama kita dan kita sering melihat bersama laki laki lain yang berbeda aku yakin ia menjual diri nya"ucap amanda tertawa

"Dia bilang tidak mempunyai pacar tapi sering berganti² passangan dasar munafik, aku kasian dengan teman ku airlangga di jepang"sambung amanda

Dinda pernah menerima telpon dari airlangga saat di kampus kebetulan mereka bertiga sedang berada di kantin saat jam istirahat, saat menelpon amanda mendengar suara nya yang sangat familiar itu lalu ia bertanya kepada dinda siapa yang ia telpon lagi dinda menjelaskannya dan ternyata airlangga adalah anak teman ayah dulu mereka sempat di jodohkan tapi airlangga tidak mau karena waktu itu mereka masih smp dan ternyata amanda menyukai nya, ia meminta nomor nya airlangga dinda memberinya dengan izin airlangga dan amanda dia setiap hari menghubungi airlangga

"Yak bukannya kau menyukai nya, kau ambil saja dia dan ceritakan dinda yang sebenarnya disini apa saja yang ia lakukan"ucap so he

"Haha aku berniat begitu"ucap amanda ia tersenyum miring tanpa disadari so he

*******

"Hachuh hachuh"bersin dinda berkali kali

"Siapa yang membicarakan mu"ucap jungkook yang sedang menyetir

Sekarang mereka sedang menuju butik mereka akan mengambil baju dinda untuk acara pernikahan kakak nya jungkook, dinda dia sedikit di paksa oleh nya untuk ikut ke busan untuk menemani nya ke acara itu, karena dinda tidak mempunyai baju jadi mereka memesan nya, kebetulan yang mempunyai butik itu orang indonesia jadi dinda bisa merequest baju nya sesuka hati

Dinda teringat apa yang dikatakan jungkook kepadanya ia memikirkan nya ada yang membicarakannya apakah so he tapi tidak mungkin

"Dinda..dinda-ya hey"ucap jungkook yang menyadarkan dinda dari lamunanya"wae"

"Oppa apa aku salah kalo tidak menepati janji ku, tapi itu tidak di sengaja kenapa ia sangat marah"

"Nee kau salah karena tidak menepatinya"

"Nee ara tapi apa dia harus sampai semarah itu"

"Mungkin dia sedang badmood, nanti juga dia akan meminta maaf"

"Tapi belakangan ini dia mengabaikan ku dan datang saat ada butuh nya, saat dia minta di ajarkan materi yg ia tidak paham"muka dinda murung setelah ia menyadari nya, memang betul katanya barusan, belakangan ini ia tidak di ajak keluar mereka berdua selalu asik sampai melupakannya

Myidol•MyfriendTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang