Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"aduh kenapa salah kirim foto sih!!"
"Hapus dulu deh" Sana menarik pesannya satu persatu.
"SANA! AYO IKUT GUE!" Teriak Momo sambil menarik Sana
"Eh bentar itu satu lagi belum!"
"Udah cepetan ikut gue!" Paksa Momo, Sanapun pasrah.
• • • • •
"Eo.. Mo.. Nim?"
"Hallo calon menantuku"
Yah, itu orangtua Taehyung. Ada di depan pintu dormnya membawa banyak bingkisan yang ia tebak isinya makanan buatan eomma Taehyung.
"Masuk dulu Eomma-nim, Abeoji." Ajak Sana.
Setelah sampai diruang tengah, Sana buru-buru lari ke dapur untuk mengambil minum untuk orangtua Taehyung.
"Gak usah repot-repot, Sana." Kata Eomma Taehyung, tidak ingin merepotkan sang calon menantu.
Sana duduk bergabung dengan orangtua Taehyung, agak canggung karena sangat mendadak apalagi hubungan ia dengan anak mereka sedang tidak baik.
"Eomma-nim apa kabar? Abeoji juga apa kabar?"
"Ssttt.. Panggil eomma sama appa aja" ujar eomma taehyung.
"Ah.. Iya, eomma sama appa udah ketemu Taehyung?"
"Ck, ngapain ketemu sama anak itu. Eomma ke Seoul cuma mau ketemu sama kamu." Eomma Taehyung menjawab malas karena mengingat anak sulungnya.
"Ada apa eomma mau ketemu Sana?"
"Eomma mau minta maaf kalau Taehyung udah nyakitin kamu. Eomma tau hubungan kalian lagi gak baik-baik aja." Ucapnya sambil memegang kedua tangan Sana.
"Appa marah sama Taehyung, tapi denger cerita Taehyung tentang permasalahan kalian. Appa rasa, kesalahan ada di kalian berdua"
"Appa gak mau pilih kasih, tapi appa gak marah sama kalian. Appa cuma kecewa ternyata anak-anak appa masih belum dewasa."
Sana memandang Appa Taehyung dengan perasaaan bersalah. Andai saja waktu itu ia balik lagi ke apartemen Taehyung, andai ia tidak jalan dengan Kihyun waktu itu pasti hubungannya dengan Taehyung baik-baik saja.
"Aduh, kesayangan eomma nangis. Appa galak ya?" Eomma Taehyung panik, membawa Sana yang menangis ke pelukannya.
"Jangan galak-galak!" Ucap Eomma Taehyung tanpa suara pada suaminya dengan mata melotot.