Chapter 18 [ pemandangan ]

488 68 18
                                    

Malam hari pun tiba dan Boboiboy melihat [Y/N] duduk sendirian di sofa

Entah kenapa wajah [Y/N] saat tu terlihat sedih

Boboiboy melihat [Y/N] seperti itu pun langsung menghampirinya

"[Y/N]?" Ucap Boboiboy memanggil [Y/N]

"Eh Boboiboy" balas [Y/N] sambil mengusap matanya

"Kenape tak tidur lagi?" tanya Boboiboy

"Aku belum mengantuk, kau kenape belum tidur?" Ucap [Y/N] bertanya balik

"Aku buang air kecil je tadi,kau ada masalah lagi? Masih sedih? wajah kau macam sedih aku tengok tadi" ucap Boboiboy

"Ah, tak de, aku hanya teringat orangtua aku lagi je" ucap [Y/N]

"Kenapa kau selalu pendam itu semua sendirian? Kenapa tak pernah cerita kat aku?" tanya Boboiboy

"E-emm...aku...tak tau..aku terbiasa simpan semuanya sendiri" ucap [Y/N] sambil menggaruk kepalanya

"Apa karna aku lebih muda dari kau?" Ucap Boboiboy

"Eh? Maksud kau?" Tanya [Y/N] tidak mengerti

"Apa aku terlalu muda untuk jadi pendengar cerita kau?" Tanya Boboiboy

"Eh tak, sama sekali tak, aku hanya terbiasa simpan semauanya sendiri, dari kecil aku tak de kawan" ucap [Y/N]

"Aku nak jadi orang yang selalu ada untuk kau, kau boleh cerita apapun ke aku, aku nak berguna untuk kau walau hanya sebagai seorang kawan.." ucap Boboiboy

[Y/N] tak paham apa yang dimaksudkan Boboiboy 'walau hanya sebagai seorang kawan'

Mereka kan memang berkawan?

Ya [Y/N] memang sangat tidak peka

"O-oh? Terimakasih, aku minta maaf tak pernah cerita masalah aku, kita sahabat seharusnya aku bagi tau korang masalah aku" ucap [Y/N]

"Ya..tak pe" ucap Boboiboy dengan wajahnya yang sedikit merah

[Y/N] yang bingung kenapa wajah boboiboy sedikit merah, dia hanya mengelus kepala Boboiboy

"Terimakasih dah mengkhawatirkan aku" ucap [Y/N] sambil tersenyum ke Boboiboy

Boboiboy melihat senyum [Y/N] jantungnya berdegup kencang

'kenapa [Y/N] selalu manis?!' Ucap Boboiboy dalam hatinya

"Lagipula tak hanya sebagai seorang kawan, aku dah anggap kau macam adika aku sendiri" ucap [Y/N]

Mendengar itu tentu Boboiboy langsung terkejut dan sedikit sakit hati

"Kalau macam tu aku pergi ke bilik ya aku nak tidur, kau jangan begadang, jangan keluar tengah malam macam ni, bahaya" ucap Boboiboy

"Iya Boboiboy" balas [Y/N]

Boboiboy pun langsung masuk ke biliknya

'Ish dahlah, aku mesti tidur, jangan pikirkan [Y/N] terus nanti sakit jantung!' Ucap Boboiboy dalam hatinya

'Lagipula dia cakap aku tu macam..adik kan?' Batin Boboiboy

Boboiboy pun tidur dan [Y/N] juga tidak lama masuk ke biliknya dan tidur

Esok pagi

"[Y/N] kau nak aku tunjukkan sesuatu tak?" Tanya Boboiboy

"Nak! Apetu?" tanya [Y/N] "Jom ikut aku!" Ucap Boboiboy

Boboiboy membawanya ke sebuah jembatan

Lalu [Y/N] melihat kebawah jembatan pemandangan indah pagi hari yang segar, yang berisi sawah perumahan yang sangat membuat hatinya sejuk

"Indah lah!" Ucap [Y/N]

"Indah kan? Kalau aku ada masalah biasanya aku menyendiri di sini untuk menenangkan hati" ucap Boboiboy

"Terimakasih dah beri tau tempat indah ni Boboiboy!" Ucap [Y/N] sambil tersenyum

"Ah, iye" balas Boboiboy yang langsung memalingkan wajahnya yang sedang memerah

"Macam mana kau boleh temukan tempat ni? Sepi pulak" tanya [Y/N]

"Ah aku memang suka mencari pemandangan pemandangan bagus, tapi hanya ini yang kutemukan di sekitaran pulau Rintis" ucap Boboiboy

"Hebat!" Ucap [Y/N]

Karena beberapa saat tidak ada percakapan diantara mereka, Boboiboy pun memulai kembali percakapan

"Hmm, [Y/N], kalau ada laki laki yang lebih muda dari kau, lalu suka ngan kay, apa kau masalah dengan umurnya?" tanya Boboiboy

"Takkanlah aku macam tu, umur bukan masalah besar untuk aku, yang penting dia boleh buat aku bahagia" ucap [Y/N]

Boboiboy pun memerah saat itu juga, dia memalingkan wajahnya dengan malu

"Sebaiknya kita kembali bantu Tok Aba di kedainya" ucap Boboiboy

"Eh? Hmmm, baiklah" balas [Y/N] merekapun kembali dari tempat dan langsung ke kedai Topk Aba untuk membantunya kalau kalau kedai nya ramai

Saat mereka sampai di sini ternyata....tak, tak ramai, hanya ada Ying, Yaya, dan Gopal yang sedang menunggu mereka sambil meminum spesial ice coklat

"Dey, pergi kemana kau Boboiboy?" Tanya Gopal

"Takde, ada apa korang kat sini?" Ucap Boboiboy bertanya balik

"Takde ape, tapi kau malah pergi dengan [Y/N] bukan bantu Tok Aba, tadi kedai ramai sangat, jadi kita dan Asbuz yang bantu tadi" ucap Yaya

"Eh, iyakah tok? Maafkan Boboiboy" ucap Boboiboy

"I-iye, [Y/N] juga minta maaf" ucap [Y/N]

"Tak pe, korang berdua pun butuh refreshing sekali sekali, kat bumi ni kan masa korang berlibur" ucap Tok aba

"Terimakasih tok" ucap Boboiboy memeluk atoknya

To Be Continued

Kasian Boboiboy tersakiti

Your Smile | Boboiboy  ✓ Where stories live. Discover now