Aku punya teman cowok. Dia rumahnya masih satu daerah denganku. Aku menganggapnya benalu.
Waktu itu aku dan dia satu kelompok. Awalnya aku kira dia gak bakal ngerepotin aku, taunya perkiraan aku salah.
Ada satu masalah yang harusnya kita pikirkan, cuma dia malah gak gunain otaknya (ups maaf). Dia hanya memberiku pesan 'gimana dong?'
WHAT THE FU*K
Kepalaku mau hancur rasanya. Bukannya ngasih solusi, dia malah seenaknya mengirim pesan seperti itu. Kalo sekali atau dua kali sih aku gak apa-apa, tapi ini berkali-kali. Mungkin ada belasan dalam satu hari dia mengirimi pesan seperti itu.
Bukan hanya itu saja, dia jarang kumpul dengan anggota kelompok dan jarang membaca informasi di grup chat. Ujung-ujungnya dia menanyakan padaku.
Pengen banget aku 'hih' nih anak.
Pesan buat temenku, please lain kali tolong cermati apapun itu.
Love, K.

KAMU SEDANG MEMBACA
Tagebuch, K!
Teen FictionKinara, gadis biasa pada umumnya. Semua keluh kesahnya ia tuangkan ke dalam buku diary miliknya. Tagebuch, K! tertulis didepan sampul bukunya. Sampul yang penuh dengan warna-warni, tak seperti hidupnya yang abu-abu.