Pagi yang indah untuk memulai kegiatan sehari-hari. Gadis nan cantik terlihat masih sangat pulas tertidur dan terbawa dalam alam mimpi. Cahaya matahari yang menembus kaca jendela gadis tersebut,seperti hanya semut yang terbaikan. Entah karena capek? Atau memang sedang tidak ingin beraktivitas?.
Tak lama kemudian telepon dari handphone gadis tersebut berdering,dia tidak menghiraukannya dan tetap terlelap dengan mimpinya. Satu,dua,tiga kali handphone nya berdering,gadis tersebut hanya membuka mata dan terdiam. Tak lama kemudian handphone tersebut berdering kembali dan dia langsung menjawabnya tanpa melihat siapa yang menelpon.
"Woi lu ga liat sekarang jam berapa,parah lu kalo telat dapet hukuman bego"
Gadis itu hanya mendengarkan suara yang sangat dia kenali,seraya berjalan ke dekat jendela dan membukanya. Ia menghirup udara segar dipagi hari. Tanpa sadar sekarang hari apa dan jam berapa.
"BURUAN MANDI LU KUCING PEYOT,GUA DAH CAPEK NUNGGUIN LU DILUAR DARI TADI,MALAH LU SANTUY-SANTUY NAPAS DIPINGGIR JENDELA"
"Emangnya sekarang jam berapa sih"
Belum sempat sang partner menjawab,gadis itu telah berteriak lebih dahulu
"OMG!!! UDAH JAM 7 KENAPA LU GA BILANG DARI TADI SIH REY BEGOOO"
Ya! yang dari tadi menelpon adalah Rey,dan yang terlalu asik dengan dunia mimpinya adalah naya
"Tunggu bentar gue mau siap-siap dulu,jangan ditinggalin"
Naya pun segera menutup sambungan telepon nya,dan bergegas kesana-kemari untuk bersiap ke sekolah. Rey hanya bisa mendengus kesal karena mempunyai teman yang sangat menyebalkan tetapi dia sangat menyayanginya.
15menit kemudian naya keluar rumah dengan sangat terburu-buru,dan langsung menyuruh rey untuk mengebut.
Ditengah perjalanan rey bertanya
"Kemarin sama si arka ngapain aja?"
Naya tak memperdulikan pertanyaan rey,dan malah menepuk bahu rey seraya berteriak
"Buruan nanti gue telat MPLS reeyyy huhuuu"
"Salah siapa lu tidur kayak orang mati,ga bangun-bangun ckck"
"Ya lu tau kan kemarin abis keluar sama sodara lu,mana kemarin pulang jam berapa tuh,lupa gue. Terus gue nonton anime bentar,kalo ga salah sampai jam 1 deh"
"ITU MAH BUKAN SEBENTAR NYET,LU MAU GUE TURUNIN DISINI SEKARANG HEH"
"Haduh lu kok jadi sensian sih,teriak-teriak mulu kaya monyet lu"
Hening seketika,yang ada hanya suara motor yang sedang berkendara dalam kecepatan yang abnormal.
Tak lama kemudian mereka telah sampai didepan sekolah,yap! Mereka terlambat,dan masih banyak lagi murid yang bernasib sama seperti mereka. Tak sadar setelah memarkirkan motor,mereka tengah ditatap tajam oleh seseorang.
Arka sang ketua osis tengah menatap tidak suka terhadap naya dan rey.
Pasalnya sebelum dirinya berangkat ke sekolah,ia sudah memberi pesan kepada rey,agar tidak terlambat datang ke sekolah.
Eh ternyata mereka berdua terlambat,dan sekarang arka hanya bisa menghela napas,naya yang sangat imut dimatanya pun ia tidak tega memberinya hukuman.
Mereka berdua berbaris untuk mengambil buku point ke guru BK. Mereka segera mengisi buku tersebut dan menerima sanksinya.
Setelah mengisi rey terbebas,mengingat rey satu tahun lebih tua seperti arka dari naya. Ia langsung meninggalkan naya seorang diri bersama ketua osis.
KAMU SEDANG MEMBACA
Nayya JX
Teen FictionKehilangan sosok yang berharga dalam hidup telah membuat saya terjatuh terlalu dalam pada ketakutan atas kembalinya dirimu. "Satu persatu mereka pergi dari hidup gua,tapi kenapa mereka balik lagi? Entah itu pertanda buruk atau baik", batin naya
