"ahh ada di mana ini..?"
"Te-tea!"
"DOK-DOKTER!!!"
Ah suara teriakan ini...
Hmm..suara yang indah...
****
"Jadi gimana dok?!"
"Jadi..teman anda mengalami penyakit asma yang berat,eumm penyakit ini..sudah di derita beliau sangat lama.."
"Ada obatnya kan?"
"Ah iya..ada nanti saya kasih,kalau begitu saya permisi dulu"
"Ah iya dok"
****
"Ah.. kepala ku"
"Oppa.."
"Ah.. Ji-Sung,tea ada di mana?"
"Oppa ada di rumah sakit,yang nganter oppa kesini tadi..om jonggun,"
'anjay om gak tuh'
"Terus jonggun nya mana?"
"Dah pulang"
"Lah yang teriak tadi siapa?"
"Oppa zin"
'ahh zin ya..'
****
*CeKlek*
"Lah kok udah duduk aja sih?"
Tanya zin
"Heh! Pinggang gue sakit,kalau rebahan TROS!"
"Heh!"
"Apa!"
"Ck ck ck,dasar cowok"
Ucap Ji-Sung
"Dah lah, Ji-Sung mau keluar aja"
"Eh..iya"
****
"Gue duduk sini Yee"
"Hmm.."
.....
Seketika Hening, hening dan terus Hening
"Kau mau buah?"
"...."
"Heh anjrot!"
"Ish apaan sih?!"
"Mau buah kagak?"
"Iye deh iye terserah"
"Nyeh"
****
"Nih makan"
"Iyee makasih"
"Hemm"
.....
"Mnn buah nya manis Yee, kek wajah gue"
"Iya,tapi lebih manisan wajah lu"
"Eh..
Mkst?"
"Ah..eum..ahh udahlah"
....
"Hemm zin"
"Hemm apa?"
"Ah... bagaimana..ya..eum"
Dengan wajah tea yang gugup dan memerah,
"Katakan saja..."
"Eumm..zin.. bolehkah,aku belajar boxing dengan mu..?"
Zin kaget, apa yang tea katakan barusan itu,
"A-apa?"
Otak zin,masih memperoses
Apa yang arti dari kata tea tadi
"Ye-yeah...kalau tidak bisa...tak apa² kok...aku paham.."
"Ti-tidak bukan begitu tea.."
"Hmm??"
"Ahh maksudku,kan kau sudah bisa boxing,kenapa kau mau belajar lagi,?"
"A-ah...aku ingin,balas dendam...zin"
"Ba-balas dendam..?"
"Ye-yeah..."
"Ke..?"
"...."
"Maaf.. pernyataan ku sedikit bodoh.."
"Haha tak apa.."
"Haah..."
Zin menghela nafas nya
"Baiklah,aku terima.."
"Ahh sudah ku duga,kau tak-
Apa? Kau menerima nya?!"
"Iyaa...itu pun terpaksa..."
Dengan wajah yang gembira sekaligus senang, akhirnya tea bisa membalas kan dendam nya itu
"Sebenarnya...boxing itu tidak boleh untuk balas dendam sih...tapi...ya mau bagaimana lagi"
"Aku tau zin...aku tau.."
"Tau apa?"
"Aku tau...pasti kau lagi tertekan..aku tau kok zin.."
"Huwaa... makasih ya bro,lu akhirnya ngerti.."
Zin mendekat,dan memeluk tubuh tea..dengan wajah yang tertekan
"Sudah²...pasti si Mijin tak menyukai mu kan...?"
"....tunggu..apa?"
"Ye-yeah...gitu kan?"
"Huwaa...jangan begitu Dong...~!"
"Sudah lah...sabar...aku juga begitu..."
"Benarkah?"
"Iya..."
"Huwaa...nasib kita sama..."
"Huwaa...iyaa,nasib kita memang begini,"
"Sungguh nasib ya tea...huwaa"
"Iya zin..."
(Yap,dengan ending ini,saya akhiri,dengan zin dan tea saling berpelukan,dan meranatapi nasib, masing²)
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Baca juga,baru
Makasih
KAMU SEDANG MEMBACA
Everyone {lookism/FF)
RandomPerkenalkan nama gue hyung tea Mantan Nara pidana.. Dan bersekolah di SMA jaewon Dan memilih jurusan arsitektur... Yaaa, mau aja sih, katanya siswa arsitektur seru² hehehe Semua karakter lookism milik park tae jun, kecuali karakter yang asing/yang...
