New Thitipoom yang selalu gagal dalam percintaan dan akhirnya menimbulkan rasa trauma mendalam, lalu takdir pun mempertemukannya dengan Tawan Vihokratana seorang laki laki biasa yang sedang mengejar impian nya saat ini.
Apa tay bisa menyembuhkan ras...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
. . . .
• • •
Tay dan arm sudah sampai di lokasi tempat kerja, arm pun mengenalkan rekan kerja nya pada tay.
Lalu tay disuruh pergi ke ruang ganti untuk mempersiapkan semua nya. Mata nya melihat sekeliling ruangan dan asisten pun memberikan baju pada tay yang akan di pakai untuk pemotretan.
Pemotretan berlansung cukup lama karena ada 5 baju yang harus tay pakai hari ini, selesai pemotretan tay melihat teman nya yaitu arm sedang di wawancara.
Tay pun pergi untuk mengganti baju nya dan mengabari new bahwa kerjaan hari ini sudah selesai.
"Gue kira lu udah balik duluan" arm yang masuk ke ruang ganti bersama seseorang
"Oh ya kenalin, ini ink waruntorn. Dia reporter" tay dan ink saling berjabat tangan untuk saling mengenal
"Punya kenalan reporter juga lu" bisik tay
"Yaudah, gue balik ya. Makasih udah mau bantu gue" senyum ink yang membuat tay menatap nya
"Hati hati"
"Orang nya udah pergi kali" senggol arm ke tay
"Inget udah punya new, gue tunggu luar ya" tay langsung tersadar apa yang dibilang oleh arm
Selama diperjalanan pulang, tay hanya menatap langit yang akan berganti menjadi gelap. Rasa lelah pun sudah terbayarkan dengan apa yang dijanjikan oleh arm.
Setelah sampai di kondo. Tay langsung pergi ke kamar untuk bertemu dengan new, langsung tay mencium pipi new yang sedang asik bermain handphone nya.
"Ih bau, mandi sana" gerutu nya
"Bau bau gini kamu tetep sayang" ledek tay
"Gimana?" New mengubah posisi nya menjadi duduk dengan wajah senang nya
"Cape... tapi aku ga tertarik" jelas singkat nya
"Tetep mau jd reporter?" Tay hanya mengangguk saja
"Aku tadi kenalan sama temen arm, dia reporter loh" senang tay
"Siapa?"
"Ink namanya" new hanya tersenyum saja
"Aku laper nih sayang" minta manja tay
"Iyaudah, aku buatin makanan dulu ya" beranjak new dari ranjang nya