Chapter 16.Ribuan ancaman di otak Anne

15 4 0
                                        

Udah Update nihh....Happy Reading🙂

Setelah rencana itu dijelaskan oleh Guru itu,Guru itu pun pergi.Lalu Ea pun langsung melakukan rencana itu.Emilia pun pergi bersama dengan pengawal pengawalnya.Emilia tidak

akan memasuki Sulili,tetapi Dia pergi dan sembunyi di balik Karang yang besar sambil terus mengamati Bayangan Biru itu yang menuju Sulili dan menunggu Mila keluar dari

bayangan itu.Tak lama Mila keluar dari bayangan itu untuk mencari Tumbuhan herbal dan menjadikannya untuk obat obatan untuk Clarissa karena Mila melihat

Dadanya masih sedikit membengkak akibat Crossbow itu.Emilia pun langsung menyelinap dengan dua pengawalnya.Emilia Pun mencari cari Clarissa dengan sempurna

menyusup.Tak lama Emilia menemukan Clarissa yang sedang Barsantai dengan ikan ikan kecil.Emilia lalu berteriak

"Haii kalian Ini aku Emilia Dewi Laut Sang Penguasa!!"

Begitu Anne mendengar Suara Emilia Ia langsung bergegas keluar dan langsung mencari asal suaranya

"Ohh rupanya kamu kesini,mau apa kamu?!!"
Emilia Langsung Menarik tangan Clarissa dengan keras yang sedang bersantai dengan Ikan ikan tersebut.Lalu menyuruh dua pengawalnya untuk memegang kedua

tangan Clarissa dengan erat.Lalu Emilia menodongkan Crossbow ke arah dada Clarissa,yang sekarang Dada Clarissa tengah dalam masa penyembuhan,sudah ditodongkan

Kearah dada lagi.Anne langsung marah dan cemas atas keselamatan Clarissa.

"Saya bertanya lagi,apa tujuan Anda datang kesini" ucap Anne dengan marah
"Saya awalnya datang dengan niat baik baik,tapi saat melihat Clarissa,Saya jadi memiliki umpan"
"Apa mau mu??"
"Simple....Aku hanya ingin Mila masuk kembali ke Penduduk ku"
Dengan senyuman Sinis Emilia
"Oke,aku akan menuruti Permintaan mu,tapi bebaskanlah Clarissa"
"Gak semudah itu bawa dulu Mila"
"Tapi,Mila masih di luar Kerajaan"
"Maka dari sebab itu,aku ingin berbicara kepada mu sebentar"
"Hheehh.....okeyy"

Emilia pun tetap menyuruh mereka untuk menodongkan Crossbow pada Clarissa sampai mereka selesai berbicara.
Anne dan Emilia masuk ke ruangan Yang sepi dan Mulai berbicara

"Apa yang harus kulakukan lagi??!!"
"Cukup mudah,Kau harus mengakui kepada Mila bahwa kau yang sebenarnya Mengutuk Mila menjadi duyung.Dan kau juga mengakui bahwa Kau juga yang menembak Clarissa kemarin.Dan Satu lagi Kerajaan Kalian Sebernanya akan Menghianati Mila,Kalian Tidak terima Mila masuk ke dalam Sulili,dan saat perang nanti Kalian akan Membunuh Mila diam diam,Mudah bukan??"
"Tidak mana mungkin,aku akan mencoreng Nama kerajaan Sulili!!"
"Ohh,jadi begitu,atau Rayla kena akibatnya"

Seorang pengawal datang dengan Rayla disampingnya dan sedang ditodongkan Crossbow,dan kalau kena akan menembus lebih dari tulang dan kulitnya

"Ibu,tolong aku!!!"
"Ehh...ehh...okee aku akan menuruti apa maumu"
"Bagus kalo gitu.....cepat lakuin"
"Iyah iyahh!!"
"Sombong amat sihh,tunggu aj,kamu bakal kalah dan akulah Dewi laut nanti"
Ucap Anne dalam hati
"Tapi bebaskan dulu putriku!!"
"Hahahhaha,tak semudah itu,kamu harus berasil dulu untuk Rencana nya,baru kukasih Putri mu"
"Kamu mau apakan dia??!!"
"Aku tidak akan apa apakan putrimu,Aku akan bawa putrimu dan Clarissa ke Rarity dan Memenjarakan Mereka dan dari kejauhan Pasukanku sudah sangat siap menembak mereka berdua jika kamu gagal atau tak mau mengikuti rencananya"
"Baiklah"
Jawab Anne Pasrah dan sedikit Marah
"Buu,aku mau diapain??"
"Tenang aja nak,kamu aman kok,ibu janji bakal ngelindungin kamu,tapi sementara kamu dibawa ya"
Pengawal itu langsung membawa Rayla ke Rarity,sedangkan Clarissa juga bernasib sama,Clarissa juga dibawa oleh Pengawal ke Rarity juga.Sedangkan Emilia tak Ke

Rarity,melainkan Menjaga dan mengawasi Anne dan Memastikan rencana itu berasil.Tak lama,Mila pun kembali lagi ke Sulili,Mila melihat semua nya Baik baik saja.Sebenarnya

sebelum Mila datang semua duyung panik karena takut tertembak,Anne menyuruh para duyung untuk tenang dan bersikap seperti biasa saja,kalau tidak mereka akan ditembak

juga.Mila bergegas menemui Clarissa dan hendak mengobati lukanya.Tiba tiba Mila sudah dihadang oleh Anne dan langsung Menyuruh Mila untuk mengikuti Anne.Tanpa berkata kata

lagi Mila mengikuti Anne dengan Muka penasaran.Tak lama Anne pun mulai berbicara dengan Mila dan tepat disana sudah ada Emilia yang mengamati Mereka berdua

"Ada apa memanggilku??"
"Aku mau membicarakan sesuatu padamu"
"Tentang??"
"Tapi jangan Marah"
"Astaga lama banget nih Duyung"
Ucap Emilia Yang sudah dibelakang dari tadi
"Jadi,sebenarnya Akulah yang mengutukmu dan aku menyuruh Emilia untuk Dia yang mengakui bahwa Dia yang mengutukmu itu semua bohong,aku juga yang kemarin Menembak Clarissa dari kejauhan,dan sebernanya maksud agar Kamu masuk kesini,sebebarnya aku gak terima kamu sepenuhnya,dan saat perang nanti aku akan membunuhmu"
Ucap Anne dengan Pasrah
"Apa??apakah itu benar??"
"Sangat benar"
Mila langsung pergi dari Sulili dan sedanv menuju ke Karang besar tempat kesukaannya,Mila menangis disana dan sangat Stres.Emilia langsung keluar dari

persembunyiannya dan langsung menghubungi pengawalnya untuk membebaskan Clarissa dan Rayla,Anne langsung memeluk Rayla dengan erat dan merasa

senang.Begitu juga dengan Emilia,dengan rencana Busuknya Emilia Menjadi kuat kembali.Tanpa membuang buang waktu Mila pun datang Ke Rarity lagi dan Meminta

kepada Emilia untuk menjadikannya lagi Penduduk Rarity.Emilia pun langsung mengiakannya dan langsung mengizinkannya.Mila pun senang kembali karena dapat kembali

lagi.Begitu juga dengan Emilia,Ia sangat senang dan rencananya berjalan dengan sempurna....

Okehh...Udah bersambung,kasian gak sama Anne??Ohhiya dari Chapter 8 sampai 16 belum keliatan ya ortu Si Mila,pasti mereka cemas,okeyy Chapter 17 tentang Ortu Mila dehh....Byee segitu dlu🙂

Kutukan Putri Duyung [On Going]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang