Oleh-oleh

39K 2.5K 115
                                        

"Halo? Jeon Jungkook? Jeon... aish! Dia mematikan telepon seenaknya!" Kesal Taehyung

"Kau ini, baru juga berpisah sudah bertengkar" kekeh Chanyeol.

"Dia tidak mendengarkan perintahku"

"Perintah Wonwoo saja tidak didengar apalagi kau, hyung" kekeh Mingyu, "Jungkook itu berjiwa bebas, dia tidak suka kau mengatur apa yang ingin dilakukannya"

"Aku akan mengubah kebiasaannya itu secepatnya" tegas Taehyung

"Selamat berjuang kalau begitu"kekeh Wonwoo

"Fokus guys" ujar Yoongi

"Kita bergerak malam ini. Bagi dalam 2 kelompok. CY, Suga, RM, Jin, dan aku akan menghentikan penjualan senjata. V, MG, WW, R, dan Baek akan menghentikan Nakamura di Black Market" ujar Hoseok. Yang lain mengangguk.

"Bagaimana dengan pasukan?" Tanya Raesha

"Kita bagi 2 sama rata" ujar Hoseok

"Tidak perlu, lebihkan di anggota kita di Black Market. Kelompok Black Swan bersedia meminjamkan 50 anggotanya untuk penghentian penjualan senjata" ujar Wonwoo santai, semua orang menatapnya penuh tanya, "Pemimpinnya baru meneleponku"

"Darimana kau mengenalnya?" Tanya Taehyung

"Kebetulan?" Kekeh Wonwoo, "Bisakah kita istirahat sebentar? Badanku masih sangat kaku!"

Chanyeol mengangguk, "Istirahatlah, kita berangkat pukul 8"

"Ulah siapa ini sayang?" Bisik Mingyu

"Jungkook, dia yang menghubungi Hyunjoong hyung meminta bantuan untuk kekasihnya"

"Wah, ternyata efek cinta benar-benar besar untuk anak itu!" Kekeh Mingyu.

"Diamlah, yang lain bisa mendengar nanti. Mana kamar kita? Aku mau tidur"

"Disana. Kajja!"

****

"Kenapa bukan kau saja yang membantu mereka?" Tanya Bambam pada Jungkook

"Aku akan mengurus yang disini. Tikus-tikus kecil harus disingkirkan lebih dulu. Mereka sudah cukup mengotori daerahku" Jungkook langsung berdiri dari sofa.

"Jimin hyung menginaplah disini, terlalu berbahaya jika kau sendirian di rumah. Aku pergi sebentar" Jungkook langsung berjalan pergi.

"Siapa yang akan dia singkirkan terlebih dahulu?" Tanya Jimin penasaran.

"Tidak perlu bertanya hyung, pasti dia" kekeh Bambam sambil menunjuk kesebuah titik di petanya

"Gangnam?"

"Park Kijoon"

"Ayah Jihoon?"

"Tepat sekali!"

****

"Ah, maafkan aku!" Seru seorang pemuda manis saat tanpa sengaja dirinya bertabrakan dengan pria paruh baya yang masih terlihat tampan

"Tuan, maafkan aku!" Pemuda itu panik saat melihat jas mahal si pria terkena tumpahan kopinya, "Maafkan aku, tuan!" Ucap si pemuda sambil menatap pria itu dengan tatapan ingin menangis.

Sungguh menggemaskan pikir pria itu. Dia menyeringai tipis, "Sepertinya sudah lama aku tidak bermain dengan pemuda manis. Anak ini pasti sangat menggairahkan diatas tempat tidur. Aku harus mengajaknya ke hotel sekarang juga. Melihat wajahnya saja sudah membuatku bergairah. Sial, dia manis sekali!" pria itu berdehem dan menjulurkan tangannya, "Park Kijoon" ujarnya sambil tersenyum tampan.

[END] DOUBLE BUNNY GUARD ☑️Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang