"Apa aku bisa pulang sekarang, Tae?" Tanya Jungkook yang masih betah bersandar di dada Taehyung, sedangkan yang ditanya sedang sibuk membaca sesuatu diponselnya, "Apa yang kau baca?" Jungkook meraih ponsel Taehyung dengan cepat. Matanya membulat saat membaca apa yang sedang dibaca Taehyung, "Apa dia seberpengaruh itu?"
Taehyung terkekeh, "Dia Mentri Ekonomi, baby. Tentu saja dia seberpengaruh itu"
"Orang munafik seperti dia bisa mencapai posisi setinggi itu? Hebat sekali! Pasti dukungan politiknya tidak main-main. Aku benci orang seperti dia" decak Jungkook kesal.
"Park Woobin, paman Park Bogum. Dia orang yang sangat licik. Beberapa kali dia berusaha untuk membuat perusahaanku dalam masalah. Untung Namjoon hyung bukan pria yang mudah dikalahkan. Pria tua sialan itu sama persis dengan keponakannya"
"Licik tapi bodoh?" Tebak Jungkook. Taehyung langsung terbahak mendengar kata-kata kekasihnya.
"Ya, licik tapi bodoh. Kekasihku ini pintar sekali dalam mendiskripsikan seseorang" ujar Taehyung sambil mengeratkan pelukannya pada Jungkook. Gemas.
"Kau ingin menyingkirkannya?" Tanya Jungkook
"Tentu saja aku ingin tapi tidak sekarang, baby" kekeh Taehyung. Dia tahu persis apa yang Jungkook pikirkan, "Kita harus menunggu waktu yang tepat untuk menyingkirkannya. Jangan khawatir, aku dengan senang hati akan meminta bantuan dari kelinci kesayanganku ini jika saatnya tiba"
"Ish, kau selalu saja menyebutku kelinci, kelinci, kelinci! Menyebalkan!"
"Berkacalah dan kau akan tahu alasannya, Jeon" gemas Taehyung sambil terus mencium pipi Jungkook tanpa henti
"Taehyung, hentikan!" Pekik Jungkook kesal, Taehyung semakin terbahak.
****
"
Bagaimana hyung?
"Dia bisa pulang sekarang. Jangan lupa membawanya kontrol minggu depan, Tae" ujar Minki sambil melihat catatan kesehatan Jungkook
"Apa semuanya sudah baik?" Tanya Taehyung memastikan
"Semua hasilnya baik. Kau tidak perlu khawatir" kekeh Minki
"Jadi aku boleh pulang sekarang, hyungie?"
Minki menyubit pipi Jungkook gemas, "Pulanglah, kelinci nakal!"
"Assa! Setelah 3 hari menunggu, akhirnya!" Kekeh Jungkook bersemangat
"Jaga kelincimu ini, jangan sampai dia terlalu sering memakai lengan kanannya"
"Aku tahu hyung. Terima kasih"
"Aku pergi dulu. Daddy membutuhkan bantuanku"
"Dongho samcheon tidak pernah menyia-nyiakan putra cerdasnya"
"Dan itu membuat Hoseok cukup frustrasi karena aku jarang pulang." Kekeh Minki sambil berlalu.
"Hyungie, besok datang kerumah ne. Wonwoo hyung bilang dia ingin kita semua makan malam bersama" ujar Jungkook sebelum Minki keluar dari kamarnya.
"Tentu, Wonwoo sudah mengatakannya padaku kemarin. Sampai jumpa besok malam, bocah nakal!"
"Ish! Hyungie menyebalkan!" Teriak Jungkook. Taehyung hanya terkekeh tanpa suara, takut kelincinya mengamuk. Bisa gawat jika belati kesayangan Jungkook menempel lagi dilehernya.
****
"Aku pulang!" Teriak Jungkook begitu masuk kedalam rumah utama keluarga Kim.
KAMU SEDANG MEMBACA
[END] DOUBLE BUNNY GUARD ☑️
FanfictionSaat seorang mafia tak tersentuh berhati iblis berubah karena bodyguard barunya. Seekor kelinci berotot dan bertato yang sangat kontras dengan wajahnya yang menggemaskan. "Orang lain boleh takut pada tatomu dan keahlianmu, tapi tidak denganku kelinc...
![[END] DOUBLE BUNNY GUARD ☑️](https://img.wattpad.com/cover/286908646-64-k678995.jpg)