"Jen gue bareng lo ya" Ujar Joy
Jennie duduk di depan meja rias nya sembari bermain ponsel
"Doi lo kemana?"
Joy menghela nafas "Dia ada urusan katanya"
"Ok" Gumam Jennie tanpa menatap Joy
Joy sibuk mencoba beberapa style baju sedang kan Jennie sibuk bermain ponsel
"Ayo berangkat" Jennie beranjak
"Eh bentar!!"
"Gak pake lama" Jennie berjalan lebih dulu ke bawah
"Kelas pagi jen?" Ucap Jisoo
"Ya begitulah..."
"JOY CEPETAN"
"IYA BENTAR"
"Menurut lo bisa nggak sih sehari aja nggak usah ada yang teriak di rumah ini" Ucap Seulgi pada Jisoo
Jisoo menggeleng "Menurut gue gak bisa. Penghuni nya kan anak hutan semua"
"Termasuk lo?"
"Gue spesial"
Joy pun turun "Ayo"
"Gue duluan kak"
"Hati hati di jalan!"
Joy dan Jennie berangkat menggunakan mobil milik Jennie
"Jen lo nggak mau cari cowo lagi?"
"Gak"
"Ngga mau pacaran lagi?"
"Gak butuh"
"Masih belum move on dari Jongin?"
"Udah"
"Terus kenapa masih jomblo?"
Jennie melirik Joy sinis "Nanya mulu, gue turunin nih"
"Niat gue kan baik, tadinya mau ngenalin lo ke temen gue, malah mau gue atur jadwal kencan buta kalian"
"Gak usah repot repot"
"Gak asik lo, cantik cantik jomblo"
"Apa masalah nya sama lo uyong...?"
"Ya ga papa kan nanti bisa coba double date"
"Kenapa gak sama kak jisoo, chaeyoung? Kak joohyun?"
"Kalo sama kak Joohyun sircle nya terlalu tinggi mereka kan pembisnis beda sama pasangan gue:( kalo sama Kak Jisoo sama aja, Seokjin kan sekelas pembisnis, kalo sama chaeyoung... mereka terlalu bocah buat di ajak dugem"
"Kalo gw dapet namja pembisnis juga?"
"Maka dari itu... kenapa lo nggak terima si Taehyung?" Jennie terkejut hingga dia menginjak rem secara mendadak untung di jalan sepi
"Kalo mau ngajak mati duluan aja fuck!"
"Lo mau comblangin gue sama si alien?" Ucap Jennie datar
"Ya. Kenapa? Gue bisa atur tempat ngedate buat kalian"
"No thanks" Jennie kembali menancap gas
Hingga mereka sampai di kampus dan joy masih membahas nya
"Seriusan gak mau? Taehyung lumayan loh... dia cukup ganteng buat lo, visual nya juga unreal banget---"
Jennie menatap datar Joy "Kenapa gak lo aja yang macarin dia?"
"Gak lah gila! Gue kan udah punya"
"So... jangan repot repot urusin gue"
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Revolution
FanfictionSedikit kisah tentang persahabatan 9 gadis serta kisah revolusi dari kehidupan cinta mereka Bukan tentang kasus atau sebuah konflik cerita ini hanya kisah random dalam kehidupan sehari hari mereka [FAKESTAGRAM] + in life -shipper-
