-10

7 1 0
                                        

'dingin syaa?'

'haa? kamu ngomongg apa graa?'
maklum,lagi dijalan jadi Tasya tidak dengar apa yang Agra katakan.

Tiba tiba motor Agra berhenti di pinggir jalan.

'lohh? kok berhentii graa?'

'aku tadii tanya,dingin ga Syaa?'

'ohh hehe tadii ga kedengeran,lumayan dingin sih'

'oke'
jawaban singkat dari Agra yang sedang melepas jaket nya.Kemudian Agra memasangkan jaket nya pada Tasya

'lohh kok dikasii ke aku? ntar kamu kedinginan'

'gapapa'
Mereka kembali melanjutkan perjalanan.

————————————-————————————-

'ayoo turun Sya'
'Kitaa makan dulu'

'okey'

'mas,nasgor nya 2 ya'
'pedes ga Syaa?'

'enggaaa,jangan pake sayur jugaa ya,hehe'

'okee'

——-————————————-

'nih mas'
'waduh,cantik banget cewenya mas'

'e-eh,iya cantik tapi sayangnya bukan cewe saya mas'
jawaban dari Agraa membuat pipi Tasya bersemu merah,bisa bisanya...

'tauu ga Syaa?'

'hemm,tauu apa?'

'nasgorr tu salah satuu makanan kesukaan kuu tau'
'darii kecil sampe sekarangg'

'emm,iyakah?'
'kenapa bisa sukaa? padahal kan cuma nasii di kasi kecapp?'

'ya gatau lah,suka aja'
'kaloo kamu Sya? suka apa?'

'e-ehh aku gasuka siapa siapa'

'ha?'
'maksud aku kamu suka makanan apa Tasyaa'

'oww'
'akuu suka semuaa sii,kecuali yang ada unsur buah sama sayur nya'

'kamu gasuka sayur?'

'emm iya'

'pantes muka kamu selalu keliatan pucet gitu'

'hahaha iyaa'

🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋

'makasi ya mas'

'oh iya mas,atii atii ya!'

Agra dan Tasyaa kembali mengelilingi kota

[🚦Lampu Merah]

Agra mengambil tangan Tasya dan diletakkannya tangan itu di perutnya.Tasya sedikit terkejut diperlakukan seperti itu oleh Agra,dirinya sedikit menarik tanggan nya kembali tapi..

'Pegangan Sya ntar jatuh,habis ini aku mau ngebut'
'mendung nih langitnya'

'a-ah iya'
Tasya sedikit kikuk menjawab Agra,sekarang didalam perutnya terasa banyak kupu kupu sedang berterbangan🦋🦋🦋.

SHOULD?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang