Ada Apa Dengan Zela Dan Ansel?

387 84 1
                                        

"gimana? Reyvan udah sampek?" tanya Glen

"udah, dia diruang tunggu" jawab Sania, mereka berdua pun berjalan menghampiri Reyvan dan Alina diruang tunggu

"Rayya cepet elah, lemot banget" Oceh Varo yang geram dengan Rayya yang berjalan dengan sangat lambat

"santai napa, kayak dikejer-kejer setan lo" Sahut Rayya

"heh, Anak-anak yang laen udah pada sampek tu diruang tunggu, masa kita telat mulu si" Ucap Varo

"iya iya, ni gua cepet ni!"! Balas Rayya sambil menambah laju kecepatan langkah nya

"Bruukkk!!!"

Tiba-tiba saja Varo menabrak seseorang, gadis manis yang kini bertambah berkali-kali lipat manis nya karena Rambut yang semula tersanggul rapih kini terurai akibat bertabrakan oleh Varo

"kalau jalan hati-hati dong" keluh gadis itu

"lho? Zela?" Tanya Rayya yang terkejut saat melihat Zela dari balik rambut indah yang kini sedang disanggul kembali oleh Zela

"pindah tugas?" Sambung Rayya

"iya, kalian ngapain disini? Mau ganggu saya lagi?" tanya Zela

"Heh Zel, jadi orang jangan PD banget lha, kita kesini karena mau nemenin Reyvan chek up kali, lagi pula ini kak rumah sakit di Jakarta, ga ada niatan dong kita berdua buat ketemu sama lo" Oceh Rayya yang berhasil membuat Zela mati kutu

"hussttt, udah udah! Malah ribut" Ucap Varo melerai kedua nya

----

"Assalamualaikum Tante Dewi" Ucap Ansel seraya mengetuk pintu rumah Sania

"Waalaikumsalam, eh Ansel" balas mamah nya Sania setelah membuka pintu

"Sania ada?" tanya Ansel

"Sania pergi nih sama kakaknya, kenapa emang?" tanya mamah nya sania

"oo pergi ya tan? Aku mau ngajak dia pergi si niatnya" Sahut Ansel

"yaudah deh tan, kalau gitu aku pamit dulu, next time kesini lagi" pamit Ansel, ia pun berjalan menuju mobil merah miliknya

"drrtt.. Drrrt..."

Satu panggilan masuk ke dalam ponsel Ansel

'Hallo? Kenapa zel?'

'serius lo?'

'oke, gua kesana sekarang'

Ternyata panggilan itu berasal dari Zela, entah apa yang disampaikan oleh Zela melalui telfon yang jelas kini Ansel segera menancapkan Gas mobil nya...

----

"Hai Rey!!" Sapa Sania sambil duduk dikursi kosong yang berada di sebelah Reyvan

"Hai san, cantik banget sii" Puji Reyvan sambil mengacak - acak rambut sania

"iya dong, kan mau ketemu sama kamu" Sahut Sania

"sibuk banget sama hp nya, udah punya pacar ya?" ledek Alina yang sedari tadi memperhatikan Glen

"e-engga" Sahut Glen dengan gugup

RESTU (SUDAH TERBIT!) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang