Segel Peninggalan Orang Tua Y/N

216 30 2
                                    

Apa kabar kalian? maaf up nya lama😀
Udah dari kapan chap ini berdebu? dari awal tahun ○^○
Hehehe maaf yah, bentar lagi kan Hari Raya Idul Fitri, Author minta maaf lahir dan batin ya hehe!!
Oke nikmati chap ini, semoga ga lupa sama tokoh dan alurnya ya? Kuy langsung aja ke posisi Leader Y/N kesayangan kita semua.

Happy Reading!!!



"Fang?"

Semua yang ada disana terkejut. Banyak dari mereka yang bertanya dari mana Fang membawa benda itu.

"Benda ini akan mengurung kalian" ujar Fang seraya menunjuk Arthur, Freya dan Lexa.

"Dari mana Fang mendapatkan benda itu? ah aku terlalu sibuk bertarung hingga lupa sekitar ku" kata Kapten Kaizo.
"Fang? Bagaimana cara mengaktifkannya?" tanya Boboiboy yang penasaran.
"Ini hanya bisa di aktifkan oleh Y/N" ujar Fang dan lantas menghampiri Y/N yang tengah menatap bengis ke tiga orang perebut kebahagiannya.
"Aktifkan dan menangkan" ujar Fang dingin kepada Y/N.
Y/N yang tak memperdulikan reaksi Fang, hanya mengambil benda itu lalu mengaktifkannya.
Tubuh Y/N kembali mengeluarkan petir merah yang mirip dengan kuasa Boboiboy Halilintar, tapi kini ada perbedaan. Ada bebrapa pusaran angin kecil yang mengelilingi petir itu. Mirip seperti Kuasa Boboiboy Taufan.

"F-Freya!!Lihat ini!!apakah kau tau artinya?" Arthur terbelalak tak percaya akan apa yang ia lihat.

"Ini kekuatan Kak Voltra dan istrinya, Kak Cyclone" kata Freya sambil melihat dengan teliti kuasa didepannya.

"Apa paman Voltra dan bibi Cyclone pernah menanamkan segel ke benda itu?" tebak Lexa.

Tak ada jawaban.

Sementara disisi Y/N dan teman temannya.

"Kenapa segel ini hanya mengeluarkan petir dan angin?" ujar Y/N dengan nada lemah.
"Y/N? apa kau baik baik saja? kau terdengar kelelahan?" tanya Kapten Kaizo yang begitu penyadari ada perubahan nada suara dari Y/N.
"Aku baik baik saja." jawab Y/N masih dengan nada yang sama.
"Fungsi segel ini..." kata kata Gopal membuyarkan atensi mereka tentang keadaan Y/N.
"Kenapa hanya muncul petir dan angin saja? apakah ayah dan ibu tidak pernah mengaktifkan segel ini?" tanya Y/N yang keheranan.
"Biar ku bantu..."
Semua pandangan tertuju pada suara berat nan datar. Itu suara Rinos.
"Rinos?"
"Apa kau juga ingin menghancurkan Y/N sama seperti mereka?" ujar kapten kaizo seraya melihat ke arah Y/N dengan mata sembab khas orang menangis. Padahal dia tak sedang menangis.
Mata Rinos memincing kearah Kapten Kaizo. "Biarkan aku membantu Y/N" ujarnya dingin.
Y/N menghela nafas pasrah, "Baiklah, bantu aku"

Rinos mulai mengotak ngatik segel itu dari beberapa sisi. Mencoba mengaktifkan segel itu dengan bantuan sidik jari Y/N tapi tak berhasil. Lexa, Arthur dan Freya sedang diamnkan oleh Boboiboy dan teman temannya. Sembari menunggu Rinos memperbaiki segel itu agar bisa digunakan, Y/N melihat perjuangan pasukannya untuk melawan ketiga orang perebut kebahagiaannya tersebut.

Y/N POV
Aku disini, melawan Arthur, Freya dan Lexa menggunakan kekuatan Reverse. Jujur saja, aku tak pernah tau aku punya Reverse. Yang ku tahu hanyalah aku punya kekuatan yang diturunkan oleh ayah dan ibu kepada ku. Dan itu aku merasa kekuatan yang ku terima bukan Reverse. Tapi ternyata aku salah. kekuatan yang ku punya adalah Reverse. Saat bertarung tadi, aku tak merasakan diriku sedang bertarung. Tubuh ku seperti dikendalikan oleh sesuatu, aku hanya menebak itu pasti Reverse. Dan kini, perlawanan masih berlanjut, dengan sisa tenaga ketiga orang perebut kebahagiaan itu menyerang Boboiboy dan teman temannya. Tapi untung saja serangannya tak seberapa jadi mereka bisa mengatasinya. Boboiboy mengurung mereka bertiga dengan menggunakan kubah halilintar milik Boboiboy. Saat ini arthur dan keluarganya sedang terperangkap disana dan aku berusaha mencari cara untuk mengaktifkan segel yang notabenenya diberikan oleh ayah dan ibu ku. Aku tak tau harus bagaimana karena aku baru melihat segel ini seumur hidupku. Rinos tiba tiba saja datang dan mengatakan ingin membantu, pasukan ku agak keberatan, tapi jika aku menolak bantuan Rinos maka nanti dia akan marah, akhirnya aku memperbolehkannya untuk membantuku. Walau saat Rinos membantu banyak tatapan tajam yang tertuju padanya,ku rasa dia tak peduli.
Y/N POV END

"Y/N!!!"

"Y/N!!"

"Y/N MANUSIA BUMI!!!"

"LEADER Y/N!!!!"

"h-huh?? kenapa kalian berteriak??"
"Leader melamun?" tanya Boboiboy seraya membawa segel itu kepada Y/N.

Skip setelah segel siap digunakan.

Netra itu menatap tajam keluarga kecil didepannya. Tatapannya mengisayaratkan banyak luka mendalam. Ingin balas dendam secepat mungkin.

"Kalian ingin tau bagaimana jika badai petir menghantam bumi?" ujar Y/N tersenyum penuh luka.

Mereka sudah sekarat bukan berarti mereka tidak kuat.

Arthur mendongak sedikit, netranya bertemu dengan netra Y/N.

Belum sempat satu kata terucap dari mulut penuh darahnya, sebuah pedang petir disertai badai kecil disekelilingnya menusuk tepat di jantung Arthur. Sang empu yang tertusuk tak bisa apa apa. Pedang itu berasal dari tangan Leader berbakat yang dimiliki oleh TAPOPS. Leader Y/N.

"Bagaimana ia bisa mengaktifkannya?" Lexa berucap terbata bata.

"Aku disini, ada untuk melindungi Y/N." Bukan Kaizo atau Boboiboy, kata itu terucap oleh Rinos. Kawan lama Y/N. Kaizo menatap geram kearah Rinos.

"Penghianat!" Kata sang Ratu, Freya.

JLEP!

HAH!?

Pedang yang sama tertusuk kearah jantung sang ratu. Membuatnya luruh begitu saja, pamit tanpa perpisahan. Lexa meneteskan air mata melihat kedua orang tuanya meregang nyawa dihadapannya, apalagi orang tuanya mati ditangan bawahannya sendiri.

"Y/N?" kata boboiboy.
"Leader Y/N?" Yaya dan Ying berucap bersamaan.
"Sungguh serangan tak terduga," Gopal berdecak kagum.
"Tunggu apalagi, bantai gadis satu itu" Kapten Kaizo tersenyum sinis saat mengatakannya. Ia menunjuk Lexa yang sekarat.

"Tidak perlu diperintah!"

Dengan cekatan, musuh tak bergerak sedikitpun. Dengan cepat segel yang berupa pedang tersebut meluncur masuk menembus dada dan kepala sang lawan.

"AAAAA!!!!!" Rintihan kesakitan Lexa.


Eh seriusan kok jadi belepotan gini ya author nulisnya, author minta maaf ya.. author nggak bisa nyeritain banyak tokoh dalam satu peristiwa, jadi mohon maaf yang sebesar besarnya ya author akan coba kasih yang terbaik dari karya ini untuk kalian semua....
Sekian....
Vote and Coment nya ya!!!><
See you next Chapter!!

HARAPAN ANGKASA : KAPTEN PENGGANTITempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang