🎠 ꒰ personal book. ꒱ ━━━
❝ you got me feeling star lost, star lost. ❞
•••
[ desc.] tempat elfie simpan semua projects, story ideas, prompts, drabbles, song and movie fics, serta AU yang belum tentu digarap.
➜ bxb ; banyak bacot
➜ not recommended to...
minho dan hyunjin adalah kakak beradik. hidup di rantauan bukan hal mudah apalagi di kota besar semacam seoul. mereka bukan dari keluarga berada namun hyunjin tetap ingin kuliah desain visual untuk meraih cita citanya. syukurlah dia berhasil dapat beasiswa di salah satu kampus ternama.
begitupun dengan minho yang sekarang sudah bekerja menjadi instruktur dancer di sebuah agensi. meskipun begitu, uang yang didapat minho tetap tidak bisa menutupi semua kebutuhan mereka. hal terakhir yang mereka lakukan adalah jangan sampai membebani kedua orang tua mereka.
akhirnya, sekedar iseng iseng hyunjin mencari sugar daddy. gak lama buat hyunjin dapat notifikasi bahwa ada yang mau menjadi sugar daddy untuknya. mereka ngobrol sebentar lewat telepon dan hyunjin langsung terpukau dengan suara dalamnya yang sangat tampan.
keduanya setuju untuk bertemu minggu esok di mansion felix, sugar daddy itu mengenalkan nama. yang tidak hyunjin sangka adalah ketika menyebutkan kalau ia punya kakak laki laki, felix langsung antusias dan menyuruh untuk membawa kakak laki lakinya juga.
tapi ya sudalah, tidak ada salahnya juga mengajak minho.
sesampainya di mansion raksasa itu mereka disambut oleh seekor beruang. benar benar seekor beruang. seekor beruang berbulu lebat yang kecil dan menggemaskan.
"aaaa maafff aku begadang tadi malem. hyunjin sama kakaknya ya, ayo masuk dulu."
hyunjin sama sekali bingung menatap lelaki di depannya yang dibalut jaket beruang oversized meloncat kecil bahagia. suaranya benar benar mirip dengan felix, hyunjin mengira mungkin dia adalah adik dari sugar daddy nya itu.
mereka diajak ke dapur yang ukurannya dua kali kamar mereka, "hehe aku begadang bikin ini tadi malem. biar paginya tinggal ngangetin"
dia bersenandung kecil sambil memasukkan brownies ke dalam oven. aroma manis itu sontak perut mereka berbunyi. lelaki itu terkekeh membuat hoodie nya jatuh dengan lucu di matanya.
hyunjin tak habis pikir. buat apa felix butuh sugar baby kalau dia sudah punya adik semanis ini. sudah cantik, lucu, pandai memasak lagi. kerjaannya jadi sugar baby apa dong?
ahhh mungkin buat 'itu'....
ya kali incest, gitu pikir hyunjin.
tapi sampai mereka selesai makan pun tak ada tanda tanda kehadiran felix. justru begitu selesai mencuci piring, bocah mungil itu mengetuk ngetuk dada hyunjin dengan ujung jarinya.
"baby, baby akan melayani apapun yang daddy suruh kan?"
baby...
baby.
TIDAK MUNGKIN DIA INI SUGAR DADDY NYA!
hyunjin masih berusaha memroses ekspetasinya tentang felix dengan realita felix. bagaimana bisa suara sedalam itu dimiliki oleh manusia selembut ini....
"babyyyy jangan cuekin aku!" oh astaga dia bahkan bisa merengek dan menghasilkan wajah cemberut yang jadi pengen hyunjin cium.
"a-ahhh iya..."
"guuud, i want cuddles!!"
tanpa aba aba felix loncat dalam pelukan hyunjin. hyunjin yang sempat oleng menerima tubuh felix langsung mencari sofa terdekat untuk duduk. begitu berada dalam posisi nyaman, felix tertawa kecil dan menggosokkan hidung di dada hyunjin.
ia juga tidak menyangka sugar baby nya akan setampan dan setinggi ini. begitu dipeluk hyunjin, tubuhnya serasa mengecil dan meleleh dalam kedua lengan besarnya.
"minho! minho!"
felix menoleh tanpa bangkit dari pelukan hyunjin. ia tersenyum lebar ke arah kakak sugar baby nya, "can i get kissess too?"
minho mengerjapkan kedua mata sejenak sebelum menunduk menciumi pipi felix. percayalah, tadi itu minho tidak kebingungan tapi hanya melamun karena felix mirip seperti anak anak kucingnya.
mereka berbagi afeksi selama beberapa menit. minho dan hyunjin menuruti apapun yang felix inginkan. entah itu pelukan, ciuman, atau sekedar minta dipangku saat nobar di teater. tentu saja mereka bingung karena ini tidak seperti kontrak sugar daddy dan sugar baby yang biasa mereka tahu tapi keduanya diam saja.
antara tidak ingin protes pada sugar daddy yang dermawan memberi mereka uang atau menikmati apa yang sekarang mereka lakukan. bisa jadi keduanya.
beberapa jam, felix terlelap di pangkuan minho dengan tenang. sudah bisa ditebak karena ia benar benar antusias bermain bersama kedua sugar baby nya. apalagi mengingat ia kurang tidur kemarin malam.
tiba tiba terdengar suara ketukan pelan dari pintu besar tersebut dan masuklah seorang pelayan yang sangat sopan bernama seungmin.
"terima kasih sudah menemani tuan muda felix. mari, biar saya antarkan tuan muda untuk tidur di kamarnya."
dari informasi pelayan itu, akhirnya terungkap juga kenapa felix mau repot repot mencari sugar baby. si manis itu rupanya adalah desainer terkenal yang hasil satu pakaiannya bisa berharga ratusan juta. ia juga pewaris tunggal perusahaan interior kedua orang tuanya yang sudah wafat.
uangnya melimpah dimana mana tetapi itu tak membuat felix bahagia. ia tetap kesepian dan belum pernah mengalami cinta yang tulus. semua lelaki yang mendekati hanya menginginkan tubuhnya, semua perempuan yang hadir hanya menginginkan uangnya, dan tidak ada teman di kehidupan mewahnya yang bisa benar benar disebut teman.
felix hanya butuh seseorang untuk memberinya afeksi dan kasih sayang.
dan siapalah minho dan hyunjin yang tega menolak manusia semenggemaskan felix?
tidak. tidak. mereka akan melayani sugar daddy gemoy dengan sangat baik.
END.
a/n sumpah pengen bgt ada yg bikin bukunya TT
ini plot gampang bgt, tinggal bikin sweet moment </3