perasaan yang sama

97 4 0
                                    

Di pantai linha, seungmin dan teman² bermain dan membuat pesta

"Huuh sabar" ucap seungmin

"Hei linha sepertinya seungmin benar² menyukai mu" ucap mark

"Sungguh??" tanya linha

"Iya, daritadi tuh seungmin ngeliatin paha lu" ucap mark

"Wah" ucap linha

"Coba deketin" ucap mark

"Ok" ucap linha

Linha pun mendekati seungmin lalu menyapanya

"Seungmin" ucap linha dengan lembut dan tersenyum

"Ya?? Ada yang bisa saya bantu??" ucap seungmin

"Hmm temani aku mau??" ucap linha

"Kemana?" tanya seungmin

"Ambil ponsel ku" ucap linha

"Baiklah" ucap seungmin

"Ayo" ucap linha sambil memegang tangan seungmin

"Iya" ucap seungmin

Mereka pun jalan menuju kamar dan sesampainya dikamar

"Ini dia yang ku cari" ucap linha sambil memegang ponsel

"Sudah ketemu??" ucap seungmin

"Udah nih" ucap linha

"Ayo keluar" ucap seungmin

"Ya" ucap linha lalu berjalan menuju pintu

"Dia sangat rapi ya" ucap seungmin dalam hati sambil melihat disekelilingnya

Linha membuka pintu dan keluar, sesampainya di tempat kumpul

"Hei kalian berdua" ucap lusi

"Ya??" jawab linha

"Habis ngapain kalian??" tanya lusi

"Ga ngapa²in" ucap linha

"Ga seru" ucap lusi

Dipesta linha diam² melihat seungmin tapi seungmin tidak sadar hal itu, keesokan harinya didapur

"Seungmin" ucap linha

"Ya linha??" tanya seungmin

"Bantuin ya" ucap linha

"Boleh" ucap seungmin

"Tolong buka kan toples ini" ucap linha

"Ok, kau ingin memasak apa??" tanya seungmin

"Aku ingin makan kwetiau" ucap linha

"Wah kesukaan aku" ucap seungmin

"Bagus dong" ucap linha

"Nih udah kebuka" ucap seungmin sambil memberikan toples

"Makasih" ucap linha sambil mengambil toples yang di tangan seungmin

"Aku pergi dulu ya" ucap seungmin lalu pergi

"Eh tunggu" ucap linha yang mengejar

"Apa lagi?" tanya seungmin

Linha pun membuat seungmin terpojok yang berkata

"Ayo menikah" ucap linha yang tersenyum

"Huh?" tanya seungmin

"Sepertinya aku mencintaimu" ucap linha

Seungmin yang dari awal menyukai linha pun hanya bisa tersenyum malu, mark pun datang ke dapur dan melihat seungmin dan linha sedang berdua dipojokan

"Hei" ucap mark yang berteriak

"Astaga bikin kaget" ucap seungmin

"Kalian ngapain??" tanya mark

"Kepo banget sih" ucap linha yang langsung pergi

"Maaf linha" ucap seungmin

"Hei seungmin" ucap mark

"Apa?" tanya seungmin

"Kau sudah pacaran dengannya??" tanya mark

"Dia mengajak menikah" ucap seungmin

"Wow, Bagus itu" ucap mark

"Entahlah akan ku pikir²" ucap seungmin

Seungmin pun kembali ke kamar dan berfikir soal perkataan linha

"Apa aku harus menikahinya??" ucap seungmin dalam hati

Linha pun datang dan membawa kwetiau yang dia masak

"Seungmin ini untukmu" ucap linha yang masuk ke kamar seungmin

"Oh makasih, kok kamu bisa masuk" ucap seungmin

"Pintu ga di kunci" ucap linha

"Oh" ucap seungmin

"Ayo makan" ucap linha

"Baiklah" ucap seungmin

Seungmin pun memakan masakan linha

"Enak banget, kamu seperti chef" ucap sungmin yang memuji linha

"Aku berkerja di restoran, terkadang aku juga memasak" ucap linha

"Pantas rasanya enak banget" ucap seungmin

"Terima kasih" ucap linha

Linha dan seungmin akhirnya pulang dan membicarakan pernikahan mereka

"Linha, apa kau yakin??" ucap seungmin

"Iya yakin kok" ucap linha

"Hei calon menantu" ucap ayena

"Iya ibu??" ucap linha

"Apa kau yakin secepat ini menikah dengan putraku" ucap ayena

"Aku yakin kami akan bahagia, dan aku akan membuat dia bahagia" ucap linha

"Baiklah kalau begitu" ucap ayena lalu pergi kedapur

"Anakku akan menikah?? Seharusnya tidak boleh secepatnya ini, ditahun yang sama dengan pernikahan hanji dan hyuni, salah satu dari pernikahan mereka bisa saja hancur" ucap yongbok dalam hati

Mereka pun asik membicarakan pernikahan yang akan datang tiba² hyuni dan hanji pun datang

"ah kau" ucap han yang kaget

"ah, kenapa kau bisa ada disini??" Ucap hyuni yang ikut kaget

Bersambung...

Skz FamilyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang