Hanya butuh dua hari sebelum waktu berlalu begitu cepat, awalnya Namjoon sangat menolak ide untuk pergi berlibur di sebuah pulau pribadi milik Yoongi. entah kenapa setiap malam hari, suasana menjadi sangat mencekam.
perlahan - lahan, Namjoon tidak lagi merasa takut. Bahkan meskipun saat ia secara tidak sengaja mendengar gemerisik dedaunan yang tertiup angin membuatnya berteriak ketakutan.
Untung saja ia selalu dibantu oleh Yoongi bahkan oleh anjing kesayangannya, Hiro, untuk menenangkannya kembali setiap kali ia memiliki mimpi buruk.
Hiro terlihat sedang berusaha untuk menarik sebuah ember dengan sangat susah payah di dalam mulutnya, sehingga membuat Namjoon yang saat ini sedang duduk di atas pasir sambil mencari beberapa cangkang kerang segera berhenti.
Ia tertawa saat melihat anjing kesayangannya tersebut sedang bertingkah manis seperti saat ini.
"Hiro, kamu tidak perlu membawa terus-terusan," kata Namjoon, meskipun anjing kesayangannya itu tidak menunjukkan minat untuk mendengarkan perkataan tersebut. Ia malah memilih untuk terus berusaha dengan susah payah membawa ember kecil tersebut di dalam mulutnya.
Namjoon terlihat sangat puas dengan semua cangkang kerang yang sudah ia kumpulkan beberapa saat sebelumnya.
Setelah menyantap sarapan pagi, Yoongi memutuskan untuk kembali lagi untuk melanjutkan beberapa pekerjaannya yang tertunda sebelumnya, sehingga membuat Namjoon seolah - olah terpaksa untuk pergi bersama dengan Hiro.
Tapi saat itu, suara mesin perahu yang mulai mendekat ke arah dermaga yang tidak jauh dari posisi Namjoon saat ini sudah membuatnya mulai merasa gelisah, sehingga membuat anjing kesayangannya, Hiro, ikut merasakan ketakutannya.
dengan suara yang cukup keras tersebut, Hiro tidak henti-hentinya menggonggong setiap kali dia melihat perahu yang semakin mendekat ke arahnya. Namjoon hanya mampu untuk memeluk tubuh Hiro dengan sangat kuat berharap jika saja Yoongi segera datang untuk menyelamatkannya sebelum ia terkena serangan Panik.
"Hei, Namjoon, kamu sedang apa di sana?" Namjoon mencoba untuk menengadah untuk melihat ke atas. Matanya kini menatap taehyung yang kini sedang turun dari atas perahu, membuat senyum lebar terpampang di wajah Taehyung.
Namjoon yang awalnya sangat ketakutan perlahan - lahan meredakan kegelisahannya begitu juga anjingnya yang kini sudah berhenti untuk mengonggong. Ia kemudian menghela nafas lega sebelum menatap sebal pada Taehyung.
"Kamu membuatku sampai ketakutan," kata Namjoon dengan nada yang terlihat sangat kesal.
"Maaf - maaf sudah membuatmu takut," katanya kepada Namjoon sementara Taehyung berusaha untuk memberikan permintaan maaf sebelum kemudian melanjutkan kalimatnya untuk memberikan penjelasaan, "Apa Yoongi tidak memberitahu kamu sebelumnya jika aku akan datang ke sini?"
"Tidak," balas Namjoon dengan singkat, "Yoongi baru saja sibuk dengan pekerjaannya bahkan menyuruh aku untuk bermain bersama dengan Hiro saja."
Dengan kepala yang sedikit dimiringkan, Namjoon mengawasi beberapa orang yang sedang membawa beberapa peti kayu dengan penasaran apa isinya.
Seolah - olah penasaran, namjoon bertanya dengan penasaran, "Apa yang ada di dalam peti itu?" sementara tangannya terus memeluk tubuh anjingnya dengan erat.

KAMU SEDANG MEMBACA
prison /hell
Teen FictionKim namjoon pemuda 18 tahun yang tidak tau apa - apa tiba - tiba harus merasakan dingin nya jeruji besi . top : yoongi bottom : namjoon ______ warning 21+ bakalan banyak adengan kekerasan bijaklah dalam mencari bacaan