Part 18

950 116 31
                                    

Halo halooo sesuai janji author kemaren author up lagi ni...

Kalau ada typo bilang yaa...

HAPPY READING....









Brak
Prang

Rassya membanting hpnya ke cermin yang berada di depan nya hingga mengakibatkan pecahan kaca berhamburan

"Agrhhh!!! Kenapa? Kenapa harus dia?! Kenapa harus orang yang gw sayang kenapa?" Rassya menjambak rambutnya sendiri , dia bergegas ke arah lemari dan mengeluarkan semua baju milik aqeela


Tok tok tok

Aqeela mengetuk pintu, lalu rassya membukanya

Bruk

Rassya melemparkan koper yang berisi baju aqeela itu ke luar

"Kak ras-"

"Pergi!"

"Tapi kak-"

"GW BILANG PERGI!! LO BUDEK YA! PERGI GW GAK MAU LIAT MUKA LO DIHADAPAN GW LAGI!!!" Bentak rassya

Aqeela mengambil koper itu sambil menangis lalu menatap rassya

"Baik kak qeela pergi, kak rassya jaga diri baik-baik ya , jangan lupa makan , emm yaudah kalau gitu qeela pamit ya kak bye semoga bahagia"

Lalu aqeela melenggang pergi dari hadapan rassya

~~~•🗡•~~~

Hari semakin gelap aqeela terus berjalan dengan derasnya hujan yang peka dengan keadaannya kali ini ,dan air mata yang tak berhenti².

Ucapan dari rassya dan teman-temannya tadi terus saja terngiang dalam pikirannya dan hal itu membuat dirinya semakin lemah dan pusing

"Agrhhh kenapa semuanya jadi kaya gini? Hisk..." teriak aqeela

Dari arah yang berlawanan ada perempuan yang sedang memerhatikannya

"Ra itu aqeela bukan sih?"tanya claudia pada clara

"Kayaknya iya, samperin yuk"ajak clara lalu mereka berjalan menghampiri aqeela

"Aqeela"

Aqeela yang mendengar ada yang memanggil namanya pun mendonggak

"Qeel lo kenapa? Lo nangis?"tanya claudia

"Aku gakpapa kok clau" sambil tersenyum dan menghapus air matanya

"Gakpapa gimana lo nangis gitu"

"Aku beneran gakpapa"

"Em btw lo ngapain malem² disini mana hujan lagi, lo gak sama kak rassya?" Tanya clara

Aqeela menunduk karna air matanya jatuh lagi

"Eh qeel kok nangis si? Sorry ya kalau gw salah ngomong"ucap clara

"Sebenernya lo kenapa? lo ada masalah sama kak rassya? Lo boleh cerita ke kita lo kenapa"

Aqeela hanya diam sambil menangis

"Kalau lo belum mau cerita sama kita gakpapa kok, yang penting lo sekarang lo mau kemana?"

Hanya di balas gelengan kecil dari aqeela yang langsung claudia dan clara mengerti

"Yaudah dari pada lo malem² diluar gini apalagi lo lagi hamil, mending lo nginep di rumah kita aja , gimana lo mau kan?"

"Tapi lo harus janji lo bakal cerita ke kita kenapa lo bisa kaya gini oke"

Aqeela hanya mengangguk , dan mereka pun pergi menuju rumah claudia dan clara

~~~•○•~~~

Rassya pria itu sedang termenung di balkon kamarnya sambil menatap langit yang terus meneteskan air

Milik Pashychopath 🗡🗡 [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang